Jokowi Diangkat Jadi Panglima Perang Asmat

This browser does not support the video element.

Timika, era.id - Presiden Joko Widodo diangkat sebagai Cesmaipits atau panglima perang Suku Asmat. Penganugerahan ini diberikan saat dia melakukan kunjungan kerja ke kabupaten pesisir selatan Papua yang hampir sebagian besar topografisnya berawa-rawa itu, Kamis (4/12/2018).

Dilansir dari Antara, Kabag Humas Pemkab Asmat Reza Ba'adilla, mengatakan pemberian nama panglima dan gelar adat tersebut ditandai dengan penyerahan noken (tas orang Papua) dan po (dayung) Asmat sepanjang tiga meter bertempat di Pelabuhan Agats, ibu kota Kabupaten Asmat.

"Ini adalah bentuk ucapan terima kasih dan penghargaan masyarakat Asmat kepada Presiden Joko Widodo karena dukungan dan perhatian yang luar biasa bapak presiden kepada masyarakat Asmat," kata Reza.

Ia menerangkan ada makna tersendiri untuk penyerahan dayung kepada Jokowi. Kata dia, dayung merupakan simbol pemberian mandat kekuasaan dan kepemimpinan dalam adat Asmat untuk mendayung perahu Republik Indonesia agar tidak melenceng dari tujuan negara.

Sebelum penyerahan dayung, terlebih dahulu dilakukan ritual berupa tarian perang sebagai simbol keberhasilan orang Asmat setelah menaklukkan lawannya di medan perang.

Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo mengatakan Presiden Jokowi merupakan presiden pertama RI yang melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Asmat.

Pemkab dan masyarakat Asmat, katanya, sangat mengapresiasi perhatian Presiden Jokowi atas penanganan masalah wabah campak dan gizi buruk pada periode September 2017 hingga pertengahan Januari lalu yang merenggut banyak korban jiwa anak-anak (lebih dari 70 orang anak-anak Asmat meninggal akibat gizi buruk dan campak).

Baca berita kami soal Mensos yang kesulitan untuk bisa mencapai Asmat

"Kami sudah menderita, tapi kami percaya bapak presiden sebagai panglima perang akan memimpin kami ke arah yang lebih baik. Dengan pekikan adat ini, bapak presiden sah menjadi pemimpin kami," kata Thomas.

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono dan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek melakukan kunjungan kerja selama tiga jam di Agats, Asmat. Kedatangan mereka dalam rangka peninjauan infrastruktur yang sudah dibangun kementerian terkait sekaligus peninjauan program 1.000 Hari Pertama Kehidupan/HPK yang diluncurkan duat pemimpin Asmat, Bupati Elisa Kambu dan Wakilnya Thomas Eppe Safanpo.

Presiden Jokowi bersama rombongan menggunakan tiga helikopter dari Bandara Mozes Kilangin Timika menuju Bandara Ewer, Asmat. Usai berkunjung ke Asmat, Presiden Jokowi bersama rombongan menyempatkan diri menyalami ribuan warga Kota Timika di Jalan Cenderawasih sebelum bertolak menuju Sorong, Papua Barat.