Unggah Video Bareng Penyandang Disabilitas, Deddy Corbuzier Beri Bukti Nyata: Kok Gak Pernah Dikasih Penghargaan?

ERA.id - Somasi yang dilayangkan ke Perkumpulan Jiwa Sehat (PJS) akhirnya ditanggapi dengan bukti kuat oleh Deddy Corbuzier. Ia membagikan bukti nyata lewat video kedekatannya dengan penyandang disabilitas.

Lewat Instagram pribadinya, Deddy Corbuzier menyinggung somasi yang dilayangkan kepada dirinya dan juga Mongol. Dalam keterangan, Deddy mengatakan dirinya ingin sedikit berargumen.

"Boleh tidak saya ber argumen.. Walau ttp saya minta maaf krn minta maaf itu baik. HARI INI.. YES HARI INI... 80 YA DELAPAN PULUH asosiasi dari komunitas difabel dll memberi saya somasi krn konteks jokes "orang gila" DGN TUNTUTAN HUKUM dsb," tulisnya.

Lalu, kata Deddy, mengenai tuntutan hukum itu ia tidak yakin dirinya takut menghadapinya. Namun ia lebih sedih mengetahui dirinya menerima somasi dari lebih 80 organisasi penyandang disabilitas.

Tak berhenti sampai di situ saja, Ayah satu anak itu memberikan bukti nyata terkait kedekatannya dengan penyandang disabilitas. Melalui cuplikan videonya ia memperlihatkan rasa cinta dan kepeduliannya dengan dua gadis penyandang disabilitas.  

"Saya mau tanya ke kalian semua. Video ini hanya dua dari ratusan, ratusan kedekatan saya dan kepedulian saya pada mereka," tulisnya dalam keterangan.

Terkait video itu, Deddy Corbuzier pun sedikit geram sekaligus menyindir orang-orang yang menganggapnya tidak peduli dan merendahkan penyandang disabilitas.

Deddy juga menyinggung sikapnya itu tidak diberi penghargaan apa pun oleh organisasi yang mendukung penyandang disabilitas. Bahkan menurutnya tidak ada satu pun perwakilan dari organisasi yang disebutkan menghubungi dirinya.

"Saya bertanya... Kok TIDAK PERNAH ada satupun asosiasi yg memberi saya penghargaan.... Jangankan penghargaan.. Knp ga ada asosiasi komen ke saya langsung?" tegasnya.

Tak berhenti sampai di situ saja, Deddy juga lebih banyak menjabarkan aksi nyatanya kepada para penyandang disabilitas yang jarang diketahui atau bahkan disiarkan langsung di stasiun televisi.

Menurutnya kunjungannya ke penyandang disabilitas sudah ia lakukan sejak dulu. Namun tetap saja tidak ada apresiasi yang didapatkan oleh Deddy.

"Sekali lagi saya bertanya...Saat ratusan tangan mereka saya jamah..

Saat saya berkunjung ke mereka satu persatu sejak dulu atau bahkan saat tadi pagi saya upload video ttg hebatnya anak Autisme...Where are u guys??" ucapnya.

Rasa kecewa presenter kelahiran 28 Desember 1976 itu tak berhenti sampai di situ saja. Deddy mengatakan apakah organisasi yang melayangkan gugatan itu sudah bertanya ke mereka (penyandang disabilitas) yang ditemuinya secara langsung.

"Pernah gak kamu bertanya kepada mereka.. siapa yang saya sentuh dengan tangan saya sendiri.. Seberapa besar mereka mencintai saya dan saya mencintai mereka? Sudah belum? Atau kamu cuma menilai orang dari hal yang kamu yakini sebagai sebuah kesalahan? Demi dirimu sendiri? Oke..Maaf dan lupakan," paparnya.

Meski aksi nyatanya tidak cukup terlihat dan mungkin dikesampingkan oleh organisasi penyandang disabilitas, Deddy tetap meminta maaf karena sudah membuat konten candaan yang dianggap bodoh.

Lebih lanjut, Deddy juga menegaskan dirinya tidak memiliki asosiasi apa pun. Ia hanya memiliki memori yang tersimpan indah dengan penyandang disabilitas yang ia temui.

"Saya tidak punya asosiasi.. Tidak punya foundation dll.. Saya hanya punya memori pada mereka dan mereka pada saya...Dan tidak peduli apa yang kalian lakukan untuk menyalahkan saya.. Aku mencintai mereka..

Karena cinta bukanlah kata-kata.. Bukan menghakimi. Bukan surat. Hanya sebuah aksi," tutupnya.