Beberapa Vandal Menulis Makian di Mural Marcus Rashford, Warga Manchester Bergerak

ERA.id - Gambar mural dinding untuk menghormati kiprah pesepakbola Marcus Rashford di kawasan Manchester, Inggris, menjadi sasaran vandalisme menyusul kekalahan Inggris di final Euro 2020, Senin.

Karya seni yang berada di daerah Withington, Manchester itu dicorat-coret beberapa saat setelah Inggris dipastikan kalah dalam adu penalti melawan timnas Italia, melansir BBC, (13/7/2021). Seperti diketahui, Rashford - beserta Jadon Sancho dan Bukayo Saka - gagal mengeksekusi penalti penentu pada laga final.

Tak sekadar corat-coret, beberapa tulisan bernada makian ditemukan di mural tersebut. Di media sosial, Rashford juga menjadi sasaran ucapan rasis.

Polisi Greater Mancester menyatakan tengah menginvestigasi kasus vandalisme bernada rasis pada mural Rashford. "Ujaran kebencian, dalam bentuk apapun, tidak bisa diterima dan tidak memiliki tempat di kota kami," sebut Ch Supt Paul Savill, seorang petinggi polisi Manchester

Menyusul vandalisme dan ujaran kebencian yang diarahkan pada Rashford, dukungan pun mengalir pada striker klub Manchester United tersebut. Tulisan-tulisan vandalisme telah ditutupi poster hitam, dan warga telah menempelkan ucapan-ucapan dukungan terhadap pemain berusia 23 tahun itu.

Mural tersebut adalah karya seni dari seniman Akse. Ia melukis wajah Rashford berdasarkan potret yang dibuat fotografer Daniel Cheetham. Mural ini adalah hasil kolaborasi Withington Walls, yaitu proyek karya seni jalanan, melansir BBC.

Mural tersebut dibuat sebagai bentuk perhatian atas upaya Rashford mengurangi tingkat kelaparan anak-anak.

Ibu Rashford disebutkan memberikan sebuah kalimat yang turut ditulis di mural tersebut: "Berbanggalah bila tujuanmu tercapai karena perjuanganmu selama ini."

Ed Wellard, salah satu pendiri proyek Withington Walls, mengatakan langsung menutupi vandalisme terhadap mural Rashford. Ia juga mengatakan seniman pembuat mural itu akan segera dipanggil untuk 'membereskan' sisa-sisa corat-coret tersebut.