Grup Whatsapp Mudahkan Tim DVI Identifikasi Korban Petasan

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri membentuk grup whatsapp untuk memudahkan pengumpulan data antemortem korban ledakan petasan di Kosambi, Tangerang. Pembentukan grup tersebut terbukti efektif mempercepat proses identifikasi korban, sehingga keluarga tidak perlu datang ke posko untuk menyerahkan barang bukti.

"Ya memang itu tujuan kita itu. Dengan dibuat grup tadi nambah (datanya). Mereka pertama datang memberikan KK memberikan apa gitu. Terus ketika fotonya kurang yang ada giginya kurang nyengir gitu, nanti dia kirim melalui WA," beber Ketua Tim DVI, Kombes Pramujoko, di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur (30/10/2017).

Data postmortem dari 47 jenazah korban kebakaran sudah terkumpul semua. Polisi meminta keluarga korban untuk segera melengkapi data-data antemortemnya.

“Postmortem-nya sudah kita periksa semua. Tinggal kita menunggu data antemortem tambahan dari keluarga," lanjut Pramujoko.

Hasil postmortem dari 47 kantong jenazah, diketahui 14 jenazah berjenis kelamin laki-laki, 30 jenazah perempuan, 3 jenazah belum teridentifikasi jenis kelaminnya karena hanya tersisa potongan tubuh.

Tag: