Perhatian ke Orang Gangguan Jiwa, Walkot Makassar: Pemimpin Sebelumnya Nyaris Tak Peduli

ERA.id - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mendukung penuh upaya Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar yang telah mendata dan memintakan nomor induk kependudukan (NIK) serta jaminan kesehatan nasional (JKN) berupa BPJS bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan "Danny" Pomanto di Makassar, Jumat (23/7/2021), mengatakan, usulan dari Dirut RSKD Dadi, Arman Bausat yang telah melaporkan dan memintakan NIK perlu didukung.

"Saya sudah menerima data dan laporan dari Dirut RSKD Dadi dan kami di Pemkot Makassar berkomitmen dan merespek program yang disampaikan pihak RSKD Dadi itu," ujarnya.

Menurut dia, orang dengan gangguan jiwa juga butuh perhatian dari semua pihak dan mereka juga berhak atas program-program pemerintah.

"Kita dengan pihak pemerhati ODGJ dari RSKD Dadi membicarakan terkait permasalahan sosial. Bagaimana perhatiannya dan termasuk keluhan terhadap pelayanan Dinas Sosial Makassar. Yang sebelum kepemimpinan saya, hampir dikatakan tidak peduli terhadap ODGJ ini," terangnya.

Wali Kota sebelum mengambil keputusan juga mengaku akan menggelar rapat koordinasi khusus untuk memitigasi permasalahan sosial termasuk dengan ODGJ tersebut.

"Saya berkomitmen dan merespek sekali program mereka. Kami akan lakukan rakor khusus untuk mitigasi sosial. Salah satu pembahasan yang akan dimasukkan terkait perhatian ke ODGJ ini. Kita akan saling memberi dukungan dan juga saling menguatkan," ucapnya.

Sementara itu, Dirut RSKD Dadi, Arman Bausat mengatakan, ODGJ yang belum memiliki NIK dan BPJS Kesehatan itu adalah warga Makassar sehingga dilaporkan ke Pemkot Makassar.

"Mereka semua adalah warga Makassar dan belum memiliki NIK juga BPJS. Karena sekarang itu ada total 109 ODGJ yang terdata," katanya.

Arman menyebutkan Wali Kota sangat merespons pemberian jaminan kesehatan bagi ODGJ.

"Pak wali sudah sangat merespon dan siap membantu kami. Karena tidak sedikit juga ODGJ ini terkonfirmasi positif. Jadi dalam perawatan dan setelah perawatan ODGJ ini betul-betul dapat perhatian," ucapnya.