Bertemu dengan Bupati Gowa, Walkot Makassar Danny: Inilah yang Membantu Solusi Pemerintahan

ERA.id - Santer dikabarkan kalau Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan "Danny" Pomanto, sedang menyusun kekuatan jelang Pilgub Sulsel 2024.

Keduanya banyak disebut publik akan maju dalam kontes adu gagasan memimpin provinsi setiap lima tahunan. Apakah keduanya kian diperhitungkan?

Jawabannya belum ada data spesifik terkait hal tersebut. Omong-omong, kemarin dua sosok itu akhirnya bertemu.

Ternyata mereka belum membahas soal pilkada, melainkan hanya berbincang demi menyelaraskan aturan PPKM agar tidak terjadi ketimpangan di antara dua daerah bertetangga tersebut.

"Kabupaten Gowa adalah daerah penyangga untuk Kota Makassar dan sekitar 45 persen warga kami itu beraktivitas di Makassar. Makanya, saya berinisiatif menemui pak wali kota untuk menyelaraskan PPKM ini," ujar Adnan Purichta Ichsan di Makassar, Selasa (3/8/2021) kemarin.

Ia berharap dengan adanya pertemuan itu, ditemukan solusi atas pengetatan yang dilakukan di dua daerah setelah diumumkannya keberlanjutan pelaksanaan PPKM sesuai tingkatan oleh Presiden Joko Widodo. 

"Kita ingin ada penyesuaian antara PPKM di Kota Makassar dengan Kabupaten Gowa. Makanya saya telepon pak wali minta ketemu," katanya.

Berdasarkan Keputusan Pemerintah Pusat melalui Instruksi Mendagri terkait perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 9 Agustus mendatang, Pemerintah Kabupaten Gowa akan ikut melakukan perpanjangan tersebut. 

Meski demikian, sebelum mengeluarkan edaran perpanjangan, pihaknya terlebih dulu melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar terkait pelaksanaan dan implementasi PPKM di lapangan demi menekan laju penularan COVID-19. 

"Hari ini kami berinisiatif melakukan kunjungan dengan pak wali untuk berkoordinasi dan mensinkronisasikan waktu operasional khususnya bagi rumah makan, warkop, kafe dan restoran sebelum membuat edaran perpanjangan, agar masyarakat Gowa maupun Makassar tidak bingung, terlebih penduduk Gowa 45 persen beraktivitas di Makassar," ujarnya. 

Untuk melakukan sinkronisasi, Sekjen Apkasi itu akan menyesuaikan dengan edaran Wali kota Makassar, sehingga meminta draft edaran tersebut untuk melihat poin per poin. 

"Gowa level tiga, sementara Makassar level empat, inilah yang kita lakukan sinkronisasi karena ada beberapa instruksi yang bisa diatur oleh pemerintah setempat makanya kami menyamakan persepsi dan menerima draft dari Makassar untuk kami ikut menyesuaikan setelah pertemuan ini," jelasnya. 

Danny juga menyambut baik inisiatif yang dilakukan Adnan dalam memutus mata rantai penularan COVID-19. Menurutnya, dibutuhkan kerja sama dan kolaborasi dari semua pihak. 

"Koordinasi dan inisiatif seperti inilah yang membantu solusi pemerintahan dan kami akan selalu berkoordinasi terkait hal-hal yang penting, salah satunya PPKM ini di mana Gowa level tiga dan Makassar level 4. Dalam tataran tekanan kondisi Makassar tertekan, nah jika tertekan pasti akan lari ke tetangga yaitu Gowa, sehingga kami akan mengatur atau menyelarasikan terkait waktu penetapan operasional," katanya.

Selain itu, menurut Danny Pomanto, pemerintah provinsi harus ikut andil melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota di Sulsel, terlebih beberapa daerah sudah mencapai level darurat atau level empat. 

"Ini sangat penting karena sudah darurat karena level empat ini semula dinamakan darurat hanya berganti nama. Jadi yang namanya darurat harus dilakukan kolaborasi, koordinasi dan komunikasi seluruh pihak," tambahhya. 

Olehnya salah satu yang akan dilakukan dalam waktu dekat yakni membuat posko di setiap perbatasan baik di Gowa maupun Makassar untuk penegakan prokes dan dilakukan swab atau antigen di tempat.