Kemenkes Sudah Suntik 100 Juta Dosis Vaksin untuk Masyarakat Umum, Tapi Booster untuk Nakes dan Lansia Masih 'Loyo'

ERA.id - Pemerintah mengklaim sudah menyuntikkan 100 juta dosis vaksinasi Covid-19 di Indonesia pada akhir Agustus 2021.

Namun, laju vaksinasi untuk kelompok lanjut usia (lansia) dan juga vaksin dosis ketiga atau booster untuk tenaga kesehatan (nakes) masih rendah.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, baru 640.532 nakes yang mendapatkan vaksin booster dari target sebanyak 1.468.764 orang. Padahal program vaksin booster nakes ini sudah berjalan sejak 14 Juli 2021.

"Untuk tenaga kesehatan dosis ketiga sudah mencapai 640.000. Untuk dosis pertama dan kedua sudah mencapai angka 100 persen," ujar Nadia dalam keterangan pers yang disiarkan di YouTube Kementerian Kesehatan RI, Rabu (1/9/2021).

Jika merujuk dari situs vaksin Kemenkes, vaksin booster nakes baru mencapai 44,14 persen. Sedangkan untuk dosis pertama sudah 112,47 persen dan dosis kedua 104,27 persen.

Selain nakes, laju vaksinasi Covid-19 untuk lansia juga masih lebih rendah dibandingan untuk sasaran vaksin lainnya. Karenanya, dia meminta masyarakat aktif mengajak para lansia mendatangi sentra vaksinasi

Nadia menjelaskan, hingga 31 Agustus 2021, baru sekitar 5,3 juta lansia dari total sasaran 21,5 juta lansia yang mendapatkan vaksin dosis pertama. Sedangkan lansia yang mendapatkan dosis kedua baru 3,7 juta atau sekitar 17,5 persen.

"Yang menjadi PR kita adalah lansia karena baru 5,3 juta atau 24,5 persen dari sasaran 21,5 juta untuk mendapatkan dosis pertama," kata Nadia.

Lebih lanjut, Nadia mengklaim, untuk vaksinasi Covid-19 bagi petugas pelayan publik dan juga masyarakat umum sudah lebih banyak.

Jika melihat data di situs vaksin milik Kementerian Kesehatan, petugas publik yang mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan kedua sudah mencapai 100 persen.

Sedangkan vaksinasi bagi masyarakat rentan dan umum baru mencapai 13,81 persen atau sekitar 19,4 juta orang yang mendapat dosis pertama. Sedangkan yang mendapatkan dosis kedua baru sekitar 6,6 persen atau 9,4 juta orang. Adapun sasaran vaksin untuk masyarakat rentan dan umum ini mencapai 141.211.181 orang.

Untuk kelompok usia 12-17 tahun yang mendapatkan vaksin dosis pertama sebanyak 2,6 juta atau 10 persen dan dosis kedua sebanyak 1,7 juta atau 6,7 persen dari total sasaran sebanyak 26.705.409 anak.

Sementara cakupan vaksinasi melalui program Gotong Rotong juga masih rendah. Tercatat yang mendapatkan vaksin dosis pertama baru 812.517 orang dan dosis kedua sebanyak 500.298 orang.