Perdana Menteri Thailand Puji Lisa BLACKPINK: Bisa Tingkatkan Kemajuan Industri dan Fashion Thailand

ERA.id - Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha memuji bintang Kpop asal Thailand, Lalisa Manoban atas karya debut pertamanya. Prayut mengatakan debut Lisa BLACKPINK bisa meningkatkan kemajuan industri dan fashion di Thailand.

Melansir dari Bangkok Post, juru bicara pemerintah Thailand Thanakorn Wangboonkongchana mengatakan bahwa Jenderal Prayut memuji keberhasilan Lisa BLACKPINK. Pujian ini menyusul kesuksesan fenomenal dari video klip "Lalisa" yang belum lama ini dirilis YG Entertainment.

"Jenderal Prayut mengagumi keberhasilan seniman Thailand termasuk individu yang karyanya mencerminkan dedikasi dan tekad mereka untuk menginspirasi banyak orang Thailand dalam industri kreatif dalam seni, musik dan film," kata Thanakorn, dikutip Bangkok Post, Senin (20/9/2021).

Pedana menteri thailand (Dok: Instagram/sooyaaa__)

Sebagaimana diketahui, Lisa BLACKPINK resmi debut sebagai solois lewat mini album Lalisa dengan dua single hit berjudul "Lalisa" dan "Money". Lagu "Lalisa" sendiri sudah mengumpulkan lebih dari 100 juta tampilan di YouTube sejak dirilis beberapa waktu lalu.

Dalam video klip "Lalisa", wanita kelahiran 27 Maret 1997 itu memasukkan unsur Thailand di dalam video klipnya. Bahkan Lisa juga mengenakan pakaian khas Thailand yaitu Phanom Rung Stone Castle dan tarian khas Thailand.

Parayut pun menilai penggunaan unsur Thailand itu bisa meningkatkan nilai dalam ekonomi kreatif menyusul kesuksesan fenomenal tersebut.

"Penerapan budaya Thailand untuk menciptakan soft power akan membantu meningkatkan nilai ekonomi dan menyebarkan budaya secara internasional," ujar Thanakorn.

Perpaduan budaya tradisional dan industri hiburan baru juga merupakan bagian dari skema pengembangan bio-circular-green economy (BCG) pemerintah.

Thanakorn mengatakan Gen Prayut juga percaya fenomena ini akan meningkatkan kepercayaan industri dan desain fashion Thailand dalam menerapkan budaya Thailand untuk diproduksi sebagai barang dagangan untuk meningkatkan nilai ekonomi.

"Pasar Thailand sudah mulai berkembang ke negara-negara tetangga," ungkkap Thanakorn.

Jenderal Prayut juga mengungkapkan keyakinannya bahwa ekonomi kreatif Thailand akan berhasil karena Thailand memiliki ciri khasnya sendiri dalam keahlian, tradisi dan lokasi pariwisata, serta identitas budaya di masyarakat.

Pemerintah telah mulai mempromosikan ekonomi kreatif dalam kerajinan Thailand mulai dari musik, seni visual dan pertunjukan, film, penerbitan, penyiaran, perangkat lunak, periklanan, desain, arsitektur, mode, makanan, obat-obatan tradisional dan pariwisata budaya untuk mendapatkan lebih banyak daya tarik internasional sebelum pandemi.

"Upaya juga sedang dilakukan untuk membuat langkah serupa dalam ekspor budaya potensial lainnya, seperti makanan Thailand, video dan film, mode, tinju Muay Thai dan gaya hidup masyarakat tradisional," juru bicara pemerintah.