Susun Mekanisme Sekolah Tatap Muka Penuh di Solo, Gibran 'Kejar' Vaksinasi Anak

ERA.id - Pemerintah Kota Solo menyiapkan mekanisme untuk pembelajaran tatap muka (PTM) penuh. Untuk itu salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan mengejar vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

"Saat ini sudah sekitar 28 ribu anak yang kami suntik," kata Gibran pada Jumat (31/12/2021).

Saat ini Pemkot Solo terus mengejar angka vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun. Termasuk memantau dampak dari kejadian inkutan pasca imunisasi (KIPI). "Sejauh ini nggak ada KIPI. Bagus semua," ucapnya.

Ke depannya, Pemkot Solo berupaya untuk mempersiapkan PTM penuh. Terutama bagi murid yang sudah divaksin. "Kalau nggak salah murid yang sudah divaksin, orang tuanya setuju untuk PTM full," kata Gibran.

Namun untuk skema pelaksanaannya, semua akan dilaksanakan secara bertahap. Termasuk untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. "Pokoknya kita mitigasi seperti kemarin (sebelum libur sekolah). Kita trial dulu dengan surveilans, kalau ada kasus lagi kita tutup," ucapnya.

Namun untuk durasi waktu pembelajaran, Gibran akan menunggu instruksi lanjutan dari pemerintah pusat. Jika kesiapan dari sekolah dirasa cukup baik, maka waktu pembelajaran akan ditambah sedikit demi sedikit.

"Intinya kita harus tetap melaksanakan surveilans untuk melindungi anak-anak kita. Sasarannya akan sama seperti kemarin, (program surveilans) yang kemarin sudah cukup baik," katanya.

Sebagai informasi, Pemkot Solo mendata sebanyak 57 ribu anak usia 6-11 tahun yang akan divaksin. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap, dimulai pada pertengahan Desember 2021 dan ditargetkan selesai Februari 2022.