Disponsori China dan Rusia, Usulan 15 Maret Sebagai Hari Internasional Perangi Islamofobia Akhirnya Disahkan PBB

ERA.id - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengesahkan resolusi yang menyatakan 15 Maret sebagai Hari Internasional untuk Memerangi Islamofobia.

Resolusi ini merupakan inisiatif dari negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Dikutip dari Antara pada Rabu (16/03/2022), Tanggal 15 Maret dipilih untuk memperingati serangan terhadap jamaah Shalat Jumat di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada 2019 yang menewaskan 51 orang dan 40 luka-luka.

Selain negara-negara anggota OKI, resolusi tersebut juga disponsori oleh China, Kuba, Nikaragua, Rusia, Uruguay, Venezuela, dan Filipina.

menteri Luar Negeri Malaysia yang sangat mendukung resolusi mengatakan pengesahan tersebut sesuai dengan kebutuhan mendesak saat ini

"Pengesahan resolusi ini tepat waktu dalam mencerminkan kebutuhan mendesak untuk mengatasi peningkatan diskriminasi, xenofobia, intoleransi, dan kekerasan terhadap Muslim di seluruh dunia," katanya.

Resolusi tersebut mengutuk semua tindakan kekerasan atas dasar agama atau kepercayaan seseorang, serta serangan terhadap tempat ibadah agama, yang melanggar hukum internasional.

"Islam adalah agama damai dan tidak boleh dikaitkan dengan tindakan kekerasan atau ekstremisme yang menyimpang dari ajaran yang benar," katanya.

Malaysia menyatakan akan terus memperjuangkan prinsip hidup bersama dalam budaya damai, meningkatkan kerukunan dan sikap saling menghormati antarnegara, komunitas, ras yang berbeda agama dan kepercayaan.

Negara itu juga menekankan komitmen untuk memerangi Islamophobia, penghasutan, dan penindasan.