Heboh Pawang Hujan di MotoGP Mandalika, Imam Syamsi Ali: Kalau Bisa Hentikan Gempa...

ERA.id - Sejak kemarin, pawang hujan yang beraksi di MotoGP Mandalika 2022, viral di media sosial. Banyak yang berdecak kagum serta menghujat si dukun.

Untuk diketahui, sang pawang bernama Rara Istiani Wulandari. Tak tanggung-tanggung, aksinya disorot media asing. Ofisial MotoGP pun bahkan menertawainya dan meniru gayanya.

Rara jadi buah bibir, dari kemarin, hingga kini. Main hujan-hujanan di Sirkuit Mandalika dan memukul cawan berwarna kuning emas, ia tampak mengkhidmati pekerjaannya.

Ada yang menganggap kalau Rara sukses menjadi pawang hujan. Di lain tempat, ia dituduh musyrik dan syirik oleh kaum agamawan Muslim.

Tindakannya dianggap mengada-ada, bahkan tanpanya pun, hujan akan berhenti dengan sendirinya.

Satu komentar miring juga datang dari Muhammad Syamsi Ali, biasa dipanggil Syamsi Ali, atau dieja Shamsi Ali.

Shamsi Ali adalah imam di Islamic Center of New York dan direktur Jamaica Muslim Center, sebuah yayasan dan masjid di kawasan timur New York, Amerika Serikat, yang dikelola komunitas muslim asal Asia Selatan.

Menurut Shamsi, pawang hujan semestinya bisa dihadirkan ke daerah-daerah yang sering banjir agar hujan dihentikan. Toh, di Indonesia, masih banyak tempat yang tak luput tergenang. Bahkan, Shamsi juga meminta, agar kiranya si pawang dapat menghentikan gempa.

"Pawang hujan dipertontonkan ke dunia. Akankah ini dianggap kelebihan atau kelucuan? Kalau sekiranya yg punya otoritas yakin pawang itu bisa menghentikan hujan, mungkin bagusnya dihadirkan di daerah-daerah yang sering banjir agar hujan dihentikan. Bahkan kalau bisa hentikan gempa," tandas Shamsi lewat cuitanya di Twitter.

Sebelumnya, hujan lebat mengguyur Sirkuit Pertamina Mandalika di Lombok, NTB pada Minggu (20/3/2022) sore.

Hujan itu membuat start balap MotoGP Grand Prix of Indonesia sempat tertunda. Hujan turun di akhir balap Moto2 dan semakin lebat menuju pukul 15:00 WITA, jadwal semula start GP Indonesia.

Padahal, pihak panitia sudah mengantisipasi dengan modifikasi cuaca dan mengerahkan pawang hujan untuk ajang balapan ini. Namun, kuasa Tuhan tak bisa ditolak.