Viral! Jenazah di Sulsel Ditolak untuk Dimandikan, Diduga karena Kurang Biaya

ERA.id - Jenazah di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ditolak untuk dimandikan diduga lantaran kekurangan dana. Informasi itu pun viral di media sosial.

Menanggapi itu, lurah di lokasi kejadian membantah adanya pemungutan liar (pungli) memandikan jenazah perempuan bernama Irma (26).

Peristiwa bermula saat adanya biaya memandikan jenazah sebesar Rp900 ribu yang disetujui oleh pihak keluarga. Namun, saat mau memandikan, keluarga jenazah kekurangan biaya Rp200 ribu.

"Tidak ada biaya Rp 900 ribu untuk mandikan jenazah. Jika suatu keluarga tidak mampu maka akan disesuaikan dengan semampunya," kata Lurah Kalase'rena, Bakri Imba, Senin (23/5/2022).

Ia pun menegaskan, selama ini tidak ada unsur pemaksaan ke keluarga jenazah yang kurang mampu. "Semampu keluarganya mau bayar berapa." tegasnya.

Bakri menyesalkan informasi yang beredar terkait keluarga jenazah yang mengatakan ditolak karena kekurangan dana. Apalagi, persoalan itu sudah selesai sehingga tim pemandi jenazah pun pulang.

Dirinya juga mengakui sempat ditanya oleh Camat Bontonompo, namun ia menegaskan jika masalah ini telah selesai. Akan tetapi pihak keluarga jenazah malah membuat informasi yang akhirnya berbuah kesalahpahaman.

"Jenazah sudah dimakamkan di Kampung Sela. Tidak ada persoalan lagi. Ini hanya kesalahpahaman," jelasnya.

Untuk menghindari informasi yang tidak diinginkan, Bakri pun berinisiatif akan menggelar pertemuan antara pemerintah setempat dengan pihak keluarga almarhumah. Pertemuan ini akan dilaksanakan besok, Selasa (24/5/2022).