Anggota Satpol PP Garut yang Dukung Gibran di Pilpres Dihujat Teman Sekantornya

| 09 Jan 2024 12:51
Anggota Satpol PP Garut yang Dukung Gibran di Pilpres Dihujat Teman Sekantornya
Gibran Rakabuming Raka (Bambang/VOI)

ERA.id - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Garut, Jawa Barat, Usep Basuki Eko mengaku anggotanya yang terang-terangan mendukung calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming, mengalami trauma.

"Sanksi sosial dari masyarakat juga itu sangat berat bagi mereka," kata Basuki Eko kepada wartawan di Garut, Senin kemarin.

Anggota Satpol PP Garut yang berjumlah 13 orang itu, memohon maaf karena membuat gaduh dan berakibat mereka dapat hujatan dari banyak orang, termasuk dari kawan-kawannya di tempat kerja.

"Teman-temannya kan pada marah semua. Sampai emosi teman-temannya itu karena mereka sudah netral, ini gara-gara ini, kan dicap tidak netral," katanya.

Dia sudah beberapa kali menyampaikan kepada seluruh jajaran untuk menjaga netralitas dalam pemilu. Namun adanya kejadian itu, kata dia, tentu harus siap dengan konsekuensinya untuk menjalani proses pemeriksaan.

"Saya suruh untuk kooperatif, terus bicara apa adanya, terus saya juga kuatkan mental mereka," katanya.

Ia menambahkan terkait kasus itu seluruh pimpinan di Satpol PP Garut sudah menjalani pemeriksaan oleh Inspektorat Garut dam Badan Kepegawaian Daerah kemudian disampaikan apa adanya terkait video tersebut.

Selain itu, lanjut dia, Satpol PP Garut juga berkoordinasi dengan Bawaslu Garut untuk pemeriksaan lebih lanjut terhadap anggota yang diduga tidak netral itu. "Saya serahkan semua, data-data juga sudah saya sampaikan," katanya.

Sebelumnya, video berdurasi 19 detik menayangkan sejumlah anggota Satpol PP Garut berstatus tenaga kontrak menyatakan diri dukungan terhadap cawapres Gibran tersebar di sejumlah media sosial dan Grup WhatsApp masyarakat Garut.

Rekomendasi