Cerita Ramadhan, Kakek 55 Tahun Disunat Massal Bareng Anak Kecil, Jadi Bahan Tertawaan

| 25 Mar 2021 10:00
Cerita Ramadhan, Kakek 55 Tahun Disunat Massal Bareng Anak Kecil,  Jadi Bahan Tertawaan
Ramadhan usai disunat di Tarakan

ERA.id - Pada 2017 lalu, kabar tentang disunatnya seorang pria gaek berusia 55 tahun saat itu, menjadi kabar lelucon bagi warga Karang Anyar RT 29 Kecamatan Tarakan Barat, Kalimantan Utara.

Namanya Ramadhan, ia menjadi pusat perhatian warga terutama orang tua yang mendampingi anak-anaknya dikhitan dalam acara yang digelar Lanud Tarakan, Kamis (27/7/2017) silam. Saat di sana, Ramadhan ditertawai.

Apa respons Ramadhan? Dia cuek saja dan terus bergegas ke ruangan operasi sewaktu namanya dipanggil. Sekitar 30 menit, proses sunat akhirnya selesai. Pria yang rambutnya telah memutih ini, keluar dengan menggunakan sarung sambil memegang sebuah bingkisan dari panitia.

Ramadhan keluar ruangan dengan senyum bahagia. Pria yang memiliki dua anak ini tidak malu, meski menjadi peserta paling tua. Ia malah senang sebab keinginannya untuk disunat tercapai. Dulunya ia ingin disunat, namun terlalu sibuk bekerja.

"Saya senang sekali bisa sunat, perasaan gimana gitu karena akhirnya bisa disunat. Saya juga sama sekali tidak malu disunat sama-sama anak kecil. Untuk apa malu, karena sebagai seorang muslim kita memang harus disunat," ujarnya.

Ramadhan sendiri adalah mualaf sejak 40 tahun lalu, pada 2017 silam. Ketika masuk agama Islam, dia langsung disunat ustaz di Sulawesi. "Tapi sunatnya pakai bambu di ujungnya saja. Jadi saya pikir lebih baik sunat saja lagi, biar keseluruhannya," ucapnya.

Sebelum sunat, Ramadhan meminta izin kepada istrinya dan direspons tertawa. "Saya bilang sama istri, kalau besok mau sunat, istri saya tertawa seakan tidak percaya. Tapi tetap mengizinkan saya sunat."

Informasi soal sunat gratis dari Lanud Tarakan didapatnya secara tidak sengaja. "Sebenarnya tidak disengaja, sehari sebelum kegiatan ini, saya lagi membeli pulsa. Eh tidak tahunya pas beli pulsa ketemu teman bilang sama saya ada sunatan massal gratis. Terus teman tanya berani enggak om Madan ikutan. Kalau mau ikutan, besok datang, akhirnya saya datang," ujarnya.

Rekomendasi