Inggris: Alat CT Scan Bisa Deteksi 70 Persen Gejala Awal Kanker Paru, Saat Penyakit Bisa Diobati

Tim Editor

Ilustrasi: Penggunaan alat CT Scan di Provincial Hospital of Luan Prabang, Filipina. (Foto: ILO Asia-Pacific/Flickr)

ERA.id - Penelitian dari layanan kesehatan National Health Services (NHS) di Inggris menyatakan ribuan nyawa bisa diselamatkan jika orang-orang yang berpotensi mengalami kanker paru-paru bisa menjalani pemeriksaan ketika penyakit masih dalam fase sanggup terobati.

Dilansir dari The Guardian, pemeriksaan CT scan terhadap perokok dan non-perokok sanggup mendeteksi tumor ganas pada paru-paru ketika masih di fase awal sehingga bisa dibersihkan, alih-alih dibiarkan tumbuh tanpa terdeteksi.

Para ahli kini mendesak pemerintah Inggris untuk menjalankan pemeriksaan CT scan rutin bagi para perokok dan bekas perokok agar bisa memangkas angka kematian akibat kanker paru-paru, salah satu jenis kanker paling mematikan di Inggris.

Dalam satu tahun, setidaknya ada 48.000 warga Inggris yang didiagnosa mengalami kanker paru, dan 35.100 di antaranya meninggal.

Kanker paru-paru sendiri merupakan jenis kanker yang sulit dideteksi sehingga 3 dari 4 kasus kanker paru baru diketahui ketika sudah di tahap stadium tiga atau empat, atau cukup terlambat bagi seseorang untuk mendapatkan pengobatan yang efektif.

Penelitian dari NHS, yang dijalankan oleh para spesialis kanker paru dari Unviersity College London Hospital NHS trust, ini dianggap bisa menjadi terobosan untuk memperkecil dampak kanker paru. Para peneliti menyebut bahwa alat CT scan bisa mendeteksi 70 persen kasus tumor ganas paru ketika masih dalam fase stadium satu atau dua.

"Ini sungguh sebuah terobosan bagi perawatan kanker paru," kata Dr Sam Janes dari UCLH kepada koran The Guardian.

"Penting untuk menggarisbawahi betapa efektif pemeriksaan CT scan ini. Di klinik kanker paru saya di UCLH, 7 dari 10 orang yang memiliki kanker berada di kondisi tak tertolong ketika mereka berobat ke dokter. Namun, dalam Summit, 7 dari 10 orang yang berobat ke dokter dalam kondisi masih tertolong karena penyakit mereka terdeteksi lebih awal."

Summit adalah nama penelitian yang melibatkan para peneliti UCLH dan NHS.

Temuan penelitian Summit akan dipublikasikan dalam jurnal kedokteran pada tahun ini.

Penelitian ini menjawab desakan bagi Komite Diagnosa Nasional Inggris untuk mendeteksi kanker paru, setidaknya bagi para perokok atau eks perokok. Hal yang sama juga dilakukan dalam upaya mendeteksi bentuk kanker lain, seperti kanker payudara, kanker usus, dan kanker serviks.

Tag: kanker paru-paru merokok CT Scan

Bagikan: