Banjir Bandang di Nepal Sempat Dikira Gempa Bumi

| 27 Aug 2026 22:35
Banjir Bandang di Nepal Sempat Dikira Gempa Bumi
Dampak banjir bandang dan tanah longsor di Trishuli Bazar, Distrik Nuwakot, Nepal, Rabu (26/8/2026). (Antara)

ERA.id - Banjir bandang di Nepal diduga dipicu dari runtuhnya gletser. Getaran seismik berkekuatan magnitudo (M) 5,2 yang dihasilkan awalnya disalahartikan para ilmuwan sebagai gempa bumi, menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

"Peristiwa seismik bermagnitudo 5,2 terjadi di dekat perbatasan antara Nepal dan China pada 26 Agustus. USGS menentukan peristiwa seismik tersebut merupakan keruntuhan gletser dan aliran material longsoran yang kemudian menimbulkan dampak dahsyat di wilayah hilir," kata USGS dalam pernyataannya, pada Rabu.

"Peristiwa ini awalnya dilaporkan sebagai gempa bumi bermagnitudo 4,4," imbuh mereka.

Namun, analisis lebih lanjut terhadap data menunjukkan bahwa tidak terjadi gempa bumi. Gelombang seismik tersebut disebabkan oleh runtuhnya gletser dan aliran lumpur, menurut pernyataan tersebut.

Aliran air sangat deras kemudian menerjang Sungai Bhotekoshi di wilayah pegunungan Nepal pada Rabu kemarin. Banjir bandang tersebut sebelumnya dilaporkan disebabkan oleh gempa bumi yang kemudian memicu tanah longsor.

Menurut Otoritas Pariwisata Nepal, lebih dari 660 wisatawan dilaporkan hilang setelah banjir tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Rekomendasi