Upaya kebohongan yang dilakukan Ratna Sarumpaet kepada anak-anaknya terbilang berhasil. Sampai-sampai, kata dia, ada setan yang memengaruhinya agar kebohongan tersebut jangan cuma untuk kalangan orang rumah. Ketika Fadli Zon mengunjungi Ratna sekaligus menanyakan peristiwa yang sebenarnya, dia tetap bilang dikeroyok. Amien Rais dan calon presiden Prabowo Subianto dibohonginya pula dengan alasan yang sama. Mereka percaya? Tentu saja! Prabowo cs bahkan langsung menggelar konferensi pers sebagai upaya untuk mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang ternyata palsu ini. Ya, Ratna Sarumpaet adalah pembohong ulung!
Rabu, pukul 15.00 WIB Ratna Sarumpaet menggelar konferensi pers dan mengakui kebohongan yang dilakukannya. Dia mengaku menjalani operasi plastik di RS Estetika Menteng, Jakarta Pusat, bukan dikeroyok. Secara khusus, sambil berkaca-kaca, ia bahkan meminta maaf kepada Prabowo Subianto, calon presiden RI yang didukungnya. Benar sekali, Ratna adalah juru kampanye nasional kubu Prabowo-Sandi. Ia juga meminta maaf kepada para wartawan dan seluruh masyarakat Indonesia atas kekonyolan yang dilakukannya. Tapi nasi sudah menjadi bubur. Ratna, kamu membohongiku!
4. Everybody Hurts - R.E.M.
Meski Ratna sudah jujur dan mengakui kebohongannya, terlalu banyak pihak yang kadung sakit hati. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendesak Ratna untuk meminta maaf kepada warga Bandung lantaran Ratna telah menjadikan Kota Bandung sebagai alibi atas kebohongan yang dilakukannya. Di sisi lain, Prabowo memang mengaku 'masih sayang' Ratna, tapi sang jenderal tak punya pilihan lain selain meminta Ratna mundur dari Badan Pemenangan Nasional dalam sesi konferenai pers yang digelar Rabu (3/10) pukul 21.00 WIB. Sementara Presiden Jokowi menganggap kebohongan Ratna merupakan rekayasa keji di saat terjadi bencana alam. Ratna, semua orang terluka karena ulahmu.
5. It Ain't Over Till It's Over - Lenny Kravitz
Ratna Sarumpaet memang sudah dipecat dari Badan Pemenangan Nasional. Tapi, bukan berarti masalah berakhir begitu saja. Sebaliknya, kontestasi politik justru baru benar-benar dimulai. Kekisruhan politik Indonesia belum berakhir sampai semuanya benar-benar berakhir. Ratna, kamu telah menyiramkan bergalon-galon bensin ke dalam jilatan lidah api yang sudah panas sejak Pemilu Presiden 2014.
6. Sad But True - Metallica
Menyedihkan, tapi inilah yang sesungguhnnya terjadi. Momen pilkada dan pilpres di Tanah Air selalu menghadirkan riak di segala lapisan. Perdebatan dan adu opini menetes dari segala penjuru kehidupan. Kawan menjadi lawan, hanya karena beda pandangan dan pilihan. Kini, Ratna membuat kondisi makin menyedihkan.
"Hate... I'm your hate, I'm your hate when you want love. Pay... pay the price, pay for nothing's fair."
Baca Juga : Ratna Sarumpaet Salahkan Setan Soal Kebohongan Penganiayaan