Pertolongan Pertama Hentikan Pendarahan

| 17 Apr 2019 07:52
Pertolongan Pertama Hentikan Pendarahan
Ilustrasi (Pixabay)
Jakarta, era.id - Jika kamu menemukan seseorang yang mengalami luka dan berdarah, segeralah berikan bantuan. Karena, kehilangan banyak darah akan membuat korban kehilangan kesadarannya. 

Tapi, kalau kamu mau membantu sang korban, pastikan mencuci tangan atau memakai sarung tangan sebelum menyentuh lukanya.

Dilansir dari The Times of India, Rabu (17/4/2019), ada lima langkah darurat untuk mengendalikan situasi seperti ini.

1. Kontrol darah yang keluar

Tutupi lukanya dengan pembalut steril atau kapas bersih. Tekan luka dengan kuat selama 10 menit atau lebih, sampai perdarahan berhenti. Gunakan sarung tangan sekali pakai, jika ada. Hati-hati jika ada bagian yang luka berimbas ke tulang atau sendi.

2. Baringkan korban

Jaga agar bagian yang terluka terangkat dan jika pendarahan tidak berhenti, baringkan korban di permukaan yang lebih tinggi. Jangan lupa kendurkan pakaian ketat. 

3. Pasang perban

Perban luka dengan kuat dan jangan terlalu kencang. Jika perdarahan masih tidak berhenti dan darah merembes melalui perban, tutup dengan yang lain. Kamu juga dapat terus mengganti balutan sampai tiba di rumah sakit.

4. Minta bantuan ambulans

Kamu dapat bertanya kepada orang lain atau menelepon ambulans untuk menolong korban.

5. Pantau korban

Jika perdarahannya parah, perhatikan baik-baik tanda-tanda syok. Perhatikan denyut nadi dan tingkat kesadaran setiap 10 menit hingga bantuan tiba.

Tips lainnya

1. Gunakan sarung tangan sekali pakai atau cuci tangan sebelum meletakkan tangan pada luka.

2. Jangan menggunakan tourniquet (alat untuk menghentikan aliran darah melalui pembuluh darah atau arteri, biasanya dengan mengompresi anggota tubuh dengan tali atau perban ketat).

3. Jika korban tidak sadarkan diri, periksa pernapasannya dan bersiaplah untuk memulai resusitasi.

Rekomendasi