Botol Kosong Pemicu Keributan Maya Fans Persija dan Persib

Tim Editor

    Jakmania (Foto: era.id)

    Jakarta, era.id - Laga klasik antara Persija Jakarta dan Persib Bandung resmi ditunda. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono telah memastikan hal tersebut.

    Entah apa alasannya, yang jelas Polda Metro Jaya berharap laga panas Persija dan Persib sebaiknya dilakukan pada tanggal 3 Mei 2018 mendatang, dua hari pasca May Day. Polda mungkin kewalahan.


    Baca Juga : Jakmania Jawab Tudingan soal Kerusakan GBK


    Bagaimana enggak, dua hajat itu dipastikan melibatkan massa dalam jumlah yang besar. Lagipula, Argo pun sudah bilang penundaan itu dilakukan agar pengamanan bisa lebih maksimal.

    "Kita berharap dilakukan jadwal ulang setelah May Day agar (pengamanan) tertata lebih baik," kata Argo sebagaimana dilansir dari Antara, Rabu (25/4).

    Menurut Argo, rekomendasi penundaan ini telah dikomunikasikan kepada pihak penyelenggara pertandingan. Maka, lanjutan laga Liga 1 antara Persija dan Persib yang tadinya dijadwalkan dihelat Sabtu (28/4), resmi diundur ke tanggal 3 Mei 2018.


    Ricuh botol kosong

    Sebelum pengumuman penundaan pertandingan resmi diumumkan, dunia maya malah sudah heboh duluan. Berbagai cibiran dan cemoohan dilontarkan sejumlah netizen kepada Persija dan I Gede Widiade, Direktur Utama Persija.

    Klub Ibu Kota disebut sebagai klub penakut. Permintaan Gede kepada PSSI untuk melepas dua penggawa utama Persija, Andritany dan Rezaldi Hehanusa jadi pemicu rangkaian cibiran itu.

    Seperti diketahui, Andritany dan Rezaldi jadi dua nama yang dipanggil pelatih Luis Milla untuk memperkuat Timnas U-23 dalam ajang Anniversary Cup 2018 yang bakal diselenggarakan di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor pada 28 April hingga 3 Mei mendatang, hari di mana laga tunda Persija lawan Persib akan dihelat.

    Media sosial sempat makin panas setelah Gede mengeluarkan komentar kontroversial untuk menanggapi cibiran netizen. "Lawan siapa saja Persija happy, apalagi lawan 'BOTOL' kosong. Ha..ha..ha, ya tambah Happy," tulis Gede di kolom komentar Instagramnya, @Widiadegede.


    Baca Juga : Andritany dan Rezaldi Hehanusa Dipanggil Timnas untuk Anniversary Cup


    Kata-kata "Botol Kosong" itulah yang kemudian memancing reaksi massal banyak pendukung Persib. Kebanyakan dari mereka tersinggung dengan ucapan Gede, sebab kata Botol yang diucapkan Gede dianggap merujuk pada kata Bobotoh, fans Persib. 

    Memang, kata Botol merupakan sebuah kata yang kerap digunakan oleh fans Persija untuk menyerang fans Persib. Meski begitu, Gede sudah mengklarifikasi, dia enggak pernah bermaksud menyulut emosi fans Persib. Kata Gede, kata Botol Kosong itu merujuk pada banyaknya orang tak dikenal yang berkomentar sembarang di akun Instagramnya.

    Ya, begitulah. Perseteruan dua klub penuh sejarah ini nyatanya memang sulit disudahi. Tapi, sebagai manusia yang berpegang pada semangat positif, maka saya bersyukur perseteruan ini hanya terjadi di dunia maya.

    Dan tentunya, mari berharap suasana panas ini enggak merembet ke tribun penonton, atau gerbang masuk Senayan, apalagi sampai ke jalan tol. Enggak asyik, ah! Apalagi, Persija sekarang lagi menatap langkah penting menghadapi lanjutan laga semifinal AFC Championship melawan Home United, klub asal Singapura.

    Tag: persija persib jakmania bobotoh

    Bagikan :