PDIP: Kalau Prabowo Gandeng Jokowi di 2024 itu Tanda-tanda Kiamat

| 28 Sep 2022 12:43
Jokowi dan Prabowo (Antara)

ERA.id - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah meyakini, wacana menyandingkan Prabowo Subianto dengan Joko Widodo di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 tidak mungkin terjadi. Menurutnya, jika skenario itu terjadi maka sama saja dengan tanda-tanda kiamat.

"Kalau pak Prabowo disandingkan dengan pak Jokowi itu tanda-tanda kiamat," kata Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Said meyakini Jokowi bukanlah sosok yang haus kekuasaan dan bermartabat rendah. Lagipula sama sekali tidak masuk akal seorang presiden dua periode memiliki keinginan maju di kontestasi pilpres sebagai calon wakil presiden (cawapres).

"Dari sisi kami, Pak Jokowi kader PDIP dan Pak Jokowi itu orang Jawa yang moralitasnya tidak kita ragukan," kata Said.

"Apa iya, setelah jadi presiden, Pak Jokowi ingin jadi wakil presiden? Itu sama sekali tidak logic," tegasnya.

Wacana Jokowi akan maju sebagai cawapres bergulir setelah Mahkamah Agung (MA) menyebut tidak ada aturan yang dilanggar jika seorang presiden dua periode hendak mencalonkan diri sebagai wakil presiden.

Belakangan, isu itu berkembang bahwa Jokowi diskenariokan akan berpasangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Menanggapi hal tersebut, Prabowo hanya tertawa dan mengatakan bahwa semua kemungkinan bisa saja terjadi.

"Ha ha ha.. Ya sebuah kemungkinan, ada saja," kata Prabowo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/9).

Rekomendasi