Formasi Baru Gerindra: Sandiaga dan Fadli Zon di Dewan Pembina, Arif Poyuono Terdepak

Tim Editor

Prabowo (Dok. Instagram Prabowo)

ERA.id - Partai Gerindra mengumumkan kepengurusan baru setelah menerima Surat Keputusan (SK) dari Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang mengesahkan kepengurusan partai periode 2020-2025.

Kepengurusan baru Partai Gerindra disusun Prabowo Subianto yang kembali terpilih sebagai Ketua Umum Gerindra pada Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (8/8/2020). Prabowo saat itu kembali menunjuk Ahmad Muzani sebagai Sekretaris Jenderal.

"Pak Prabowo kemudian melaksanakan tugasnya, tanggung jawabnya yang diberikan oleh KLB, yakni menyusun kembali kepengurusan Partai Gerindra yang terdiri dari Dewan Pembina, Dewan Penasihat, Dewan Pakar, dan Dewan Pimpinan Pusat, serta menyempurnakan AD/ART," ujar Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani dalam keterangannya, Sabtu (19/9/2020).

Adapun jumlah anggota kepengurusan partai yang baru terdiri dari dewan pembina berjumlah 89 orang, dewan penasihat berjumlah 48 orang, dewan pakar berjumlah 43 orang, dan dewan pimpinan pusat berjumlah 292 orang. Dari jumlah tersebut, Muzani merinci jumlah pengurus laki-laki 194 orang dan pengurus perempuan berjumlah 98 orang.

"Jumlah ini telah melampaui yang telah diharuskan UU Partai Politik dimana parpol harus mencantumkan keterwakilan perempuan minimal 30 persen dari jumlah pengurus," kata Muzani.

Pada susunan kepengurusan yang baru, diketahui Gerindra kini memiliki Ketua Harian yang dijabat Sufmi Dasco Ahmad. Sedangkan posisi Bendahara Umum dijabat oleh Thomas Djiwandono.

Untuk jajaran dewan pembina, Prabowo menunjuk sepuluh kader senior menjadi wakil. Diantaranya adalah Rachmawati Soekarnoputri, Hashim Suyono Djojohadikusumo, Sandiaga Salahudin Uno, Ahmad Muzani, dan Sufmi Dasco Ahmad.

Kemudian ada Edhie Prabowo, Fadli Zon, Desmon Djunaedi Mahesa, Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono, Angki Retno Djudianti Djokosantoso.

Sedangkan dalam dalam jajaran wakil ketua umum masuk nama Habiburokhman yang pada periode sebelumnya menjadi salah satu Ketua DPP. Sementara nama Arief Poyuono tidak ada di jajaran waketum Gerindra. Sebelumnya Arief Poyuono menjabat sebagai Waketum Bidang Buruh dan Ketenagakerjaan.

Muzani mengatakan keopengurusan baru ini telah disahkan Menkumham Yasona H Laoly lewat penerbitan Surat Keputusan Nomor N.MH-18.HH.11.01/2020 tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Gerindra.

"Kami ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Menteri Hukum dan HAM yang telah mengesahkan AD/ART kepengurusan Partai Gerindra," kata Muzani.

Adapun susunan waketum Gerindra adalah:

Ketua Umum H. Prabowo subianto

Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Kaderisasi, Keanggotaan, dan Pemenangan Pemilu Dr. Ir. Sufmi Dasco Ahmad

Wakil Ketua Umum Bidang Luar Negeri Dr. Fadli Zon

Wakil Ketua Umum Bidang Ideologi, Politik, Pemerintahan, Disiplin Partai dan Informasi Strategis Sugiono

Wakil Ketua Umum Bidang Ekonomi dan Lingkungan Hidup Dr. Edhy Prabowo

Wakil Ketua Ketua Umum Bidang Pertahanan dan Keamanan Mayjen TNI Purn. Musa Bangun

Wakil Ketua Ketua Umum Bidang Pemberdayaan Potensi Jaringan, Koperasi, dan UMKM Dr. Ferry Joko Juliantono

Wakil Ketua Ketua Umum Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan drg. Titi Putih Sari

Wakil Ketua Ketua Umum Bidang Pemuda, Perempuan, dan Anak Rahayu Saraswati Djojohadikusumo

Wakil Ketua Ketua Umum Bidang Hukum dan Advokasi Habiburrokhman

Wakil Ketua Ketua Umum Bidang Pengabdian Masyarakat dan Kesejahteraan Rakyat Sumaryati Amin Aryoso

Wakil Ketua Ketua Umum Bidang Pendidikan dan Infrastruktur Susi Marleny Bachsin

Wakil Ketua Ketua Umum Bidang Bidang Agama Mochamad Irfan Yusuf

Tag: prabowo subianto gerindra fadli zon

Bagikan: