Komisi VIII DPR Bantah Isi Surat Dubes Arab Saudi Soal Kuota Haji

| 04 Jun 2021 14:50
Komisi VIII DPR Bantah Isi Surat Dubes Arab Saudi Soal Kuota Haji
Ilustrasi jamaah haji (Dok. Antara)

ERA.id - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily membantah isi surat dari Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia terkait kuota haji tahun 2021. Ace menegaskan tidak pernah membuat pernyataan seperti dituliskan dalam surat tersebut.

"Sebagaimana yang tertulis dalam surat Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia yang ditujukan kepada Ketua DPR RI yang beredar di media sosial, dengan ini saya sampaikan bahwa saya tidak menyampaikan pernyataan seperti yang dituliskan," ujar Ace melalui keterangan terulis, Jumat (4/6/2021).

Ace menegaskan, dirinya hanya menjelaskan bahwa pemerintah Arab Saudi belum memberikan kepastian mengenai pelaksanaan ibadah haji tahun 2021 bagi jamaah dari luar Arab Saudi.

"Justru saya menyampaikan bahwa sejauh ini belum ada keputusan resmi dari pihak Arab Saudi tentang berapa alokasi kuota untuk berbagai negara," kata Ace.

Adapun soal 11 negara seperti yang disinggung dalam surat Dubes Arab Saudi untuk Indonesia tersebut, Ace menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan informasi resmi dari Pemerintah Arab Saudi bahwa telah memberikan izin masuk untuk 11 negara yang mana Indonesia tidak masuk dalam daftar tersebut. Namun, hal itu bukan terkait haji, melainkan izin penerbangan ke Arab Saudi.

"Jadi soal kuota, sampai sejauh ini belum ada informasi yang resmi disampaikan pemerintah Arab Saudi," ucap politisi Golkar ini.

Senada, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI yang juga Ketua Panja Haji Diah Pitaloka meluruskan, bahwa informasi yang diterima oleh pemerintah maupun DPR RI mengenai ibadah haji 2021 hanya sebatas belum adanya kepastian dari pemerintah Arab Saudi mengenai kuota jamaah haji.

Diah menambahkan, sejuah ini memang tidak ada satu pun negara di dunia yang sudah mendapatkan kepastian jumlah kuota jamaah haji dari pemerintah Arab Saudi.

"Jadi memang kita nih Indonesia sama dengan negara lain di dunia itu belum mendapatkan kuota dari Saudi Arabia. Nah, yang diinformasikan yang banyak di berita itu, itu memang list 11 negara yang sudah memperoleh izin terbang ke Arab. Bukan negara yang sudah diberikan kuota (haji)," kata Diah kepada wartawan, Jumat (4/6/2021).

Sebelumnya, Duta Besar Pelayan Duta Kota Suci untuk Republik Indonesia, Essam Bin Ahmed Abid Althaqafi mengirimkan surat yang ditujukan kepada Ketua DPR RI Puan Maharani. Surat tersebut berisi bantahan pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily.

Dalam surat tersebut, disebutkan bahwa pihak Kedutaan Arab Saudi mendapatkan informasi bahwa sejumlah anggota DPR RI menyebut ada 11 negara yang sudah mendapatkan kepastian jumlah kuota haji dari kerajaan Arab Saudi.

"Pernyataan Ace Hasan Syadzily, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI yang menyebutkan adanya 11 negara yang telah memperoleh kuota haji dari kerjaan Arab Saudi pada tahun ini dan Indonesia tidak termasuk dari negara-negara tersebut. Dalam kaitan in, saya ingin memberitahukan kepada Yang Mulia, bahwa berita tersebut tidaklah benar dan tidaklah dikeluarkan oleh otoritas resmi Kerajaan Arab Saudi," kata Essam melalui surat tertanggal 3 Juni 2021.

Rekomendasi