Menag Gus Yaqut: 27 Asrama Haji di Indonesia Siap Jadi RS Darurat COVID-19

| 16 Jul 2021 18:25
Menag Gus Yaqut: 27 Asrama Haji di Indonesia Siap Jadi RS Darurat COVID-19
Gedung Arafah di Asrama Haji Pondok Gede yang dijadikan sebagai tempat penanganan pasien COVID-19. ANTARA/HO-Kemenag/pri.

ERA.id - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebut, puluhan asrama haji siap dijadikan rumah sakit darurat COVID-19 maupun tempat isolasi mandiri. Langkah ini untuk mendukung upaya pemerintah mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 yang belakangan terjadi.

Gus Yaqut memaparkan, dari 31 asrama haji di seluruh Indonesia, 27 diantaranya bisa digunakan. Salah satu yang sudah dialihfungsikan yaitu Wisma Haji Pondok Gede, Jakarta.

"Kemenag memiliki 31 asrama haji di seluruh Indonesia, 27 di antaranya siap digunakan untuk keperluan penanganan pandemi COVID-19 baik berupa RS darurat COVID sebagaimana di Asrama Haji Pondok Gede maupun untuk keperluan isolasi mandiri. Kami persiapkan semuanya," kata Yaqut dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menambahkan, saat ini ada 2.000 tempat tidur yang disiapkan oleh pemerintah untuk penambahan kasus COVID-19. Ribuan tempat tidur ini disiapkan untuk pasien COVID-19 dengan gejala sedang.

Rinciannya, sebanyak 1.000 di antaranya disiapkan di Asrama Haji Pondok Gede yang pelaksanaannya bekerja sama dengan RS Pertamina.

"Update perkembangan tempat tidur yang disediakan di Jakarta sebanyak 1.000 tempat tidur di Wisma Haji yang terdiri dari 900 tempat tidur biasa dan 100 ICU bekerja sama dengan RS Pertamina," ujarnya.

Sedangkan sisanya, terdapat 300 tempat tidur yang disediakan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan 500 tempat tidur disediakan oleh RS Pertamina di Jakarta.

"Total ada persediaan hampir 2.000 tempat tidur tambahan yang sedang dipersiapkan untuk pasien dengan kategori sedang," pungkasnya.

Rekomendasi