Novel Bamukmin Soal Kemenag Jadi Hadiah Negara untuk NU: Sudah Waktunya Yaqut Mengundurkan Diri

Tim Editor

Novel Bamukmin. (Foto: Antara)

ERA.id - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA 212) Novel Bamukmin menanggapi pernyataan Menteri Agama Yagut Cholil Qoumas soal Kemenag merupakan hadiah negara untuk Nahdlatul Ulama. Ia menilai Yaqut sudah waktunya mengundurkan diri dari jabatannya karena kerap membuat gaduh.

"Sudah saya katakan berkali-kali bahwa kalau tidak bikin gaduh bukan Yaqut namanya dan sekarang NU sendiri dibikin gaduh dan memang sudah waktunya Yaqut itu mengundurkan diri karena sudah tidak bisa mengontrol ucapannya," kata Novel pada ERA.id, Senin (25/10/2021).

Menurutnya, pernyataan Yaqut sudah sangat merugikan kemenag khususnya dan negara Indonesia pada umumnya. Ia bahkan menyebut Yaqut sebagai orang yang gagal paham akut terhadap agamanya.


"Yaqut sudah sering saya katakan bukan lagi gagal paham yang akut akan agamanya sendiri ternyata terhadap NU sendiripun dia gagal paham, terbukti PBNU sendiri membantah atas kata-katanya," katanya.

Menurutnya, bila Yaqut saja sudah gagal paham soal maka ia mempertanyakan bagaimana mau mengurusi kemenag.

"Segala urusan klo sdh dipegang oleh bukan ahlinya maka tinggal  tunggu kehancurannya. Dan kali ini aparat kepolisian harus menangkap Yaqut karena selain membuat gaduh melalui media elektronik juga telah memecah belah bangsa dengan sebab dugaan provokator pasal 160 KUHP juga UU ITE pasal 28 ayat (2) no. 19 tahun 2016 atas perubahan UU ITE no. 11 thn 2008 yang memang juga telah terkait membuat isu SARA," katanya.

Tag: nahdlatul ulama kemenag Yaqut Cholil Qoumas

Bagikan: