Disamakan dengan Puan Maharani, Ini Sejarah dan Fakta Teh Botol Sosro

Tim Editor

Foto kolase Teh Botol Sosro dan Puan Maharani

ERA.id - Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Bambang Wuryanto menyamakan Puan Maharani dengan Teh Botol Sosro.

Hal itu ia sampaikan dalam sebuah pertemuan di sebuah daerah di Jawa Tengah, yang rekaman suaranya direkam oleh orang tak dikenal.

Penyamaan Teh Botol Soro dengan Puan Maharani ini pun jadi sorotan, karena hasrat Bambang Pacul mendorong Puan maju Pilpres 2024.

Dalam rekaman suara yang diterima ERA.id, Bambang Pacul bilang begini, "Teh Botol Sosro. Apa pun makannya Puan Maharani wakilnya, siapa pun calon presidennya wakilnya PM (Puan Maharani)," ujar Bambang.

Tapi sudahlah, biar persoalan itu menjadi santapan publik yang suka dengan isu politik. Lebih baik, mari mengenal Teh Botol Sosro itu sendiri.

Sejarahnya, pada tahun 1969, PT sinar Sosro punya gagasan untuk menjual teh siap minum dalam kemasan botol dengan nama Teh Botol Sosro.

Orang-orang pada tahun 90-an pun akrab dengan nama Teh Botol, bahkan walau bukan dalam botol, teh ini juga tetap dijuluki Teh Botol. Unik ya?

Penambahan Sosro karena nama tersebut diambil dari nama keluarga pendiri yakni “Sosrodjojo”. Hal tersebut ditulis langsung dalam laman resmi Sosron Indonesia.

Untuk diketahui, hingga saat ini, Teh Botol Sosro telah memiliki banyak pilihan kemasan produk yaitu: Kemasan botol beling, volume 220 ml. Kemasan kotak (Tetra Pak), volume 200 ml, 250 ml, 330 ml dan 1 Liter. Kemasan botol plastik PET 450 ml dan 350 ml.

Dan yang terpenting, slogannya sudah menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Bagaimana bunyinya? Ya, seperti di atas, "apapun makanannya, minumnya Teh Botol Sosro."

Pun lebih dari itu, sadar atau tida, teh ini paling banyak ditemukan di warung-warung kaki lima berbagai jenis baik itu makanan dan barang campuran. Kita semua kerap bertanya ke pedagang: Ada Teh Botol?

Tag: pdip puan maharani sejarah bambang pacul teh botol sosro

Bagikan: