Digasak Madrid Lagi, Barcelona Semakin Menyedihkan di Tangan Xavi

| 15 Jan 2024 13:23
Digasak Madrid Lagi, Barcelona Semakin Menyedihkan di Tangan Xavi
Rodrygo Goes usai merayakan gol ke gawang Barcelona dalam laga Piala Super Spanyol, di Stadion Al Awwal, Riyadh, Arab Saudi, Minggu setempat atau Senin dini hari WIB.

ERA.id - Real Madrid menghancurkan Barcelona dengan skor 4-1 di Piala Super Spanyol yang dimainkan di Stadion Al Awwal, Riyadh, Arab Saudi, Minggu setempat atau Senin dini hari WIB.

Hasil ini semakin merusak reputasi Barca di bawah komando Xavi Hernandez, yang sebelumnya dikalahkan El Real juga di Stadion Montjuic, pada kompetisi La Liga, dengan skor 2-1.

Menoleh ke belakang, Madrid juga menunjukkan superioritasnya sebagai klub, saat berhasil menghajar Barcelona di event Copa del Rey musim lalu dengan skor 4-0, di Montjuic pula.

Dalam pertandingan malam tadi, Vinicius Junior hattrick, sedangkan Robert Lewandowski mengemas gol semata wayang untuk Barcelona.

Tim Katalan itu sendiri harus kehilangan Ronald Araujo pada babak kedua, di laga yang disebut oleh pelatih Xavi Hernandez sebagai malam terburuk timnya.

Rodrygo melengkapi kemenangan Real melalui gol penutupnya. Real pun memenangi kompetisi itu untuk ke-13 kalinya, sekaligus membalas kekalahan di final tahun lalu dari lawan yang sama.

“Vinicius membutuhkan dua atau tiga pertandingan untuk kembali ke level terbaiknya, dan ia melakukannya,” kata pelatih Real Carlo Ancelotti seperti dikutip AFP.

Pria Italia itu kini selevel dengan Zinedine Zidane, dengan raihan 11 trofi sebagai pelatih Real. Mereka hanya tertinggal dari Miguel Munoz yang total mengoleksi 14 trofi.

“Saya gembira, namun sekarang kami harus mendapatkan (trofi) yang ke-12,” tutur Ancelotti kepada Real Madrid TV.

Juara bertahan Liga Spanyol Barcelona berharap kemenangan akan dapat memicu mereka kembali ke penampilan terbaik di musim ini, namun mereka justru terpuruk, setelah Vinicius mengemas dua gol awal.

“Saya kecewa, sedih… Inilah sepak bola dan hari ini kami harus berurusan dengan sisi pahit pertandingan. Kami memiliki banyak harapan dan kegembiraan menuju final, dan kami menjalani salah satu pertandingan terburuk,” ujar Xavi.

Kesulitan bendung Real

Xavi memainkan empat gelandang untuk berusaha meredam sang lawan, namun Barca tetap kesulitan membendung Real.

Laga baru berusia tujuh menit saat Vinicius mengemas gol pembukaan. Pemain Brazil yang sebelumnya dibekap cedera itu menerima operan sempurna dari Jude Bellingham, dan sempat mengecoh Inaki Pena sebelum menceploskan bola ke gawang Barca.

Tiga menit berselang, Vinicus kembali membobol gawang Barcelona. Kali ini gol diawali dari pergerakan Rodrygo, yang mengeksploitasi garis pertahanan tinggi Barcelona, untuk kemudian mengirim umpan kepada kompatriotnya untuk dikonfirmasi menjadi gol kedua.

Pasukan Xavi berusaha bangkit secepatnya, dan Ferran Torres melepaskan tembakan yang membentur mistar gawang sebelum Andriy Lunin menepis upaya Lewandowski.

Namun kiper Ukraina itu tidak mampu berbuat banyak saat Lewandowski melepaskan sepakan voli yang melesak masuk ke gawang Real pada menit ke-33.

Real masih mampu merestorasi keunggulan dua golnya pada menit ke-39. Araujo melanggar Vinicius di kotak terlarang, untuk membuat ia mendapat kartu kuning dan memberikan hadiah penalti kepada Real. Vinicius lantas sukses mengeksekusi penalti untuk melengkapi trigolnya.

Xavi berusaha mengatur ulang strateginya pada babak kedua, namun justru Real yang mampu mengemas gol keempat.

Rodrygo berada di posisi dan waktu yang tepat untuk mengonversi bola menjadi gol, setelah Jules Kounde memblok umpan tarik Vinicius.

Araujo melengkapi malam yang buruk bagi dirinya, ketika ia melanggar Vinicius yang berbuah kartu kuning kedua.

Daftar susunan pemain:

Real Madrid: Andriy Lunin, Dani Carvajal, Anthony Rudiger, Nacho, Ferland Mendy, Aurelien Tchouameni, Toni Kroos, Federico Valverde, Jude Bellingham, Rodrygo, Vinicius Junior

Pelatih: Carlo Ancelotti

Barcelona: Inaki Pena, Ronald Araujo, Jules Kounde, Andreas Christensen, Alejandro Balde, Ilkay Gundgan, Frenkie De Jong, Ferran Torres, Pedri, Sergi Roberto, Robert Lewandowski

Pelatih: Xavi Hernandez

Rekomendasi