126 Orang Tewas Dalam Bencana Banjir di Jepang

Tim Editor

Tim penyelamat mencari kota Kumano, di Prefektur Hiroshima (Sadayuki Goto / Kyodo News)

Jepang, era.id - Setidaknya 126 orang kini diketahui tewas dalam banjir dahsyat dan tanah longsor yang dipicu oleh hujan deras di Jepang barat. Upaya penyelamatan terus dilakukan untuk mencari korban selamat.

Dilansir The Japan Times, Selasa (10/7/2018), banjir ini dipicu hujan lebat yang mengguyur wilayah Jepang bagian barat sejak pekan lalu. Selain banjir, hujan lebat juga memicu tanah longsor di sejumlah area. 

Awal pekan ini, langit cerah dan matahari yang mulai muncul diperkirakan akan memicu suhu udara di atas 30 derajat Celsius. Kondisi ini dikhawatirkan berujung pada gelombang panas di sejumlah area yang akses terhadap listrik dan air terputus akibat banjir. 

Sekitar dua juta orang telah dievakuasi dari wilayah itu setelah sungai-sungai meluap.

"Saya telah meminta keluarga saya untuk mempersiapkan yang terburuk," kata Kosuke Kiyohara, 38 tahun, yang belum mendengar dari saudara perempuannya dan dua putranya, kutip era.id.


(Houses in Kurashiki remained submerged on Monday. Credit Kyodo News)

Hingga Selasa pagi ini, banjir mulai surut meskipun genangan air masih memenuhi wilayah Kurashiki, Okayama, yang terdampak banjir paling parah. Ribuan orang memenuhi kamp pengungsian di Mabi, salah satu distrik di Kurashiki, Okayama.

Akibat bencana dahsyat itu, Perdana Menteri (PM) Shinzo Abe juga telah membatalkan perjalanan ke luar negeri untuk menangani krisis banjir.

Seperti dilansir media Jepang, The Mainichi, Sekjen LDP Toshihiro Nikai mengutip pernyataan PM Abe yang menyebut dirinya "tidak memiliki pilihan selain membatalkan" kunjungan ke luar negeri.  Hal ini disampaikan Nikai usai bertemu PM Abe di kantornya pada Senin (9/7) waktu setempat. 

Laporan terbaru dari televisi nasional Jepang, NHK, menyebut korban tewas saat ini bertambah menjadi 110 orang. Sedangkan sekitar 79 orang lainnya dilaporkan hilang. Upaya pencarian para korban hilang masih terus dilakukan. 

Tag: banjir

Bagikan: