Djarot Kenang Ahok Saat Mengurus Jakarta

Tim Editor

Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (Instagram)

Jakarta, era.id - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat ikut hadir dalam peluncuran buku terbaru dari Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang berjudul 'Kebijakan Ahok'. Banyak cerita dan pengalaman yang telah dilalui Djarot bersama Ahok.

"Kalau boleh cerita, saya kenal Pak Ahok atau sekarang dipanggil BTP ini sejak 2006. Ketika itu dia baru setahun jadi Bupati Belitung Timur dan saya sudah 6 tahun jadi Wali Kota Blitar," ucap Djarot di Gedung Filateli, Jalan Pos, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (16/8/2018).

Melalui live streaming Facebook, Djarot menceritakan pengalamannya ketika diminta Ahok untuk mendampinginya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Kala itu Djarot mengaku ragu untuk mengurus kota Jakarta.

"Saat Pak BTP meminta saya buat mendampinginya di Jakarta, saya bilang saat itu boleh tapi bilang dulu ke Bu Mega, karena saya baru 3 bulan jadi anggota DPR. Tapi ya saya mau kalau ini untuk kebaikan Jakarta," ingat Djarot.

Buku Kebijakan Ahok

"Dia juga meyakinkan saya, kalau mengurus Jakarta itu gampang. Saya tanya, caranya gimana. Pak Ahok bilang yang penting kita punya mental kuat, otot kuat dan kalau ada yang enggak bener sikat saja," papar Djarot.

Bagi Djarot, sosok Ahok bukan saja minoritas di Jakarta tapi juga triple minoritas karena anti korupsi . Menurutnya dengan terpilihnya Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta maka tanpa melihat latar belakang apapun, siapa saja berhak memimpin Indonesia.

"Itu yang saya suka dari Pak Ahok, karena kita hidup di negara Pancasila, jadi siapapun boleh jadi pemimpin tanpa melihat apa agamamu, apa latar belakangnya semua punya hak untuk itu," ungkapnya.

Selain itu ada satu sikap dari Ahok yang kurang disukai Djarot. Khususnya ketika berurusan dengan PNS DKI yang melakukan kesalahan. Menurutnya ucapan Ahok, seperti tanpa rem ketika memarahi pegawainya.

ilustrasi Basuki Tjahja Purnama

"Sebetulnya saya juga ada yang enggak saya suka dari Ahok, soal kebiasaannya ngomeli PNS/ASN di depan umum atau forum. Kalau menurut saya mungkin kurang santun saja, tapi ya memang mulutnya pak Ahok ini kadang suka tanpa rem jadi begitu," tuturnya.

Buku berjudul 'Kebijakan Ahok' itu dijual dengan harga Rp 1 juta. Uang dari hasil penjualan buku itu akan didonasikan. Buku yang ditulis Ahok saat mendekam di Rutan Mako Brimob ini berisi tentang semua kebijakan yang telah dilakukan Ahok saat memimpin DKI Jakarta.

Bagikan: