Skandal Pelecehan Seksual dan Kesedihan Vatikan

Tim Editor

Ilustrasi (pixabay)

Vatikan, era.id - Vatikan, dalam tanggapan pertamanya pada laporan yang memberatkan dari dewan juri Amerika Serikat tentang pelecehan seksual terhadap anak-anak oleh para pendeta di Pennsylvania, pada Kamis, menyatakan "malu dan sedih".

Dewan juri pada Selasa mengeluarkan temuan penyelidikan terbesar pelecehan seksual yang pernah terjadi di Gereja Katolik Amerika Serikat. Penyelidikan itu menemukan bahwa 301 pastor di negara bagian tersebut telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur selama 70 tahun terakhir.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Vatikan Greg Burke juga mengatakan Gereja Katolik "harus belajar pelajaran yang sulit dari masa lalunya", dan bahwa Vatikan bersumpah untuk memastikan pelaku bertanggung jawab.

Pernyataan itu menekankan "kebutuhan untuk mematuhi" hukum sipil. termasuk pelaporan wajib pelecehan terhadap anak di bawah umur dan mengatakan Paus Fransiskus memahami bagaimana "kejahatan ini dapat mengguncang iman dan keyakinan orang-orang yang percaya" dan bahwa dia ingin "membasmi peristiwa tragis ini" .

Sebelumnya pada Kamis, para uskup Katolik Roma Amerika Serikat menyerukan penyelidikan yang dipimpin Vatikan yang didukung oleh para penyelidik untuk melakukan penyelidikan tuduhan pelecehan seksual oleh mantan Kardinal Washington Theodore McCarrick, yang mengundurkan diri bulan lalu.
 

Tag: hari perempuan internasional

Bagikan: