Sandi Catat Kader yang Komentar Negatif soal Asian Games

Tim Editor

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno. (Meri/era.id)

Jakarta, era.id - Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto berpesan agar para juru bicara koalisinya tidak berkomentar negatif selama perhelatan Asian Games berlangsung. Dia tidak ingin komentar negatif malah memberikan dampak yang negatif kepada para Atlet Indonesia yang sedang bertarung dalam pesta olahraga yang diselenggarakan empat tahun sekali.

Tapi kenyataannya, sejumlah kader partai politik pendukung Prabowo melakukan kritik terhadap acara pembukaan Asian Games 2018. Mereka yang memberikan komentar itu di antaranya, Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon, politikus Partai Gerindra Andre Rosiade dan Ketua Advokasi Bidang Hukum Partai Demokrat Ferdinan Hutahaean.

Nah, Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno mengatakan, nama-nama kader yang berkomentar negatif pada Asian Games akan dicatat untuk segera ditindaklanjuti. Ancaman itu keluar dari mulut Sandiaga Uno yang merupakan bakal calon wakil presiden yang mendampingi Prabowo.

"Ya itu semua kita catat, semua kita catat. Tapi perintah pak Prabowo dan imbauan kami gunakan Asian Games ini sebagai satu ajang untuk pemersatu bangsa dan energi positif ini sudah mulai berhasil. kita udah dapat empat (mendali) emas, jadi ini udah awal yang bagus," katanya, saat ditemui dibilangan Menteng, Jakarta, Selasa (21/8/2018). 

"Jadi, akan diimbau dan yang berkomentar negatif akan kita catat," jelasnya.

Kata dia, acara pembukaan Asian Games 2018 adalah acara yang menarik. Dia pun berharap, jalannya Asian Games ini bisa membuat pesta politik di tahun 2019 berjalan tenang.

"Kita lihat juga openingnya bagus, menghibur, mari kita gunakan efek positif dari Asian Games ini untuk tambah menghadirkan silaturahim dan membuat politik ini sejuk," terangnya.

Biar kamu tahu, pada saat pembukaan Asian Games, diputar video tentang Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengendarai motor menuju Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Namun dia terhambat macet dan melakukan sejumlah aksi dengan motor gedenya itu. 

Nah, video ini yang dinyinyirin oleh sejumlah kader pendukung Prabowo-Sandi. Salah satunya adalah Fadli Zon, yang pernyataanya disampaikan lewat akun Twitternya, @fadlizon. Kata Fadli, aksi Joni anak yang memanjat tiang bendera untuk mengambil tali yang terputus lebih heroik ketimbang aksi Presiden Jokowi yang menaiki motor gede (Moge) saat opening Asian Games.

"Aksi panjat tiang bendera anak SMP Joni Kala jauh lebih heroik ketimbang aksi stuntman akrobat motor2an kemarin," tulisnya, pada Minggu (19/8).
 

Tag: sandiaga uno tajir prabowo-sandiaga asian games 2018

Bagikan: