2.803 Veteran Seroja di NTT Diduga Palsu

Tim Editor

Veteran Indonesia (Foto: setkab.go.id)

Kupang, era.id - Sebanyak 2.803 Veteran Seroja yang diduga palsu ditemukan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu berdasarkan penelusuran Badan Pendiri Barisan Pembela Martabat, Kehormatan dan Hak (BPMKH) Veteran RI.

"Jumlah veteran palsu ini ditetapkan dalam sembilan surat keputusan Menteri Pertahanan yang diterbitkan mulai 2012-2016," kata Ketua BPMKH Veteran RI, Stefanus Nahak di Kupang, seperti dikutip Antara, Kamis (23/8/2018).

Mantan partisan Brigadir Infantri II Brawijaya itu menyebut, nama-nama veteran palsu ini sudah tercantum dalam sembilan surat keputusan. "Data veteran palsu yang sudah kami temukan sementara ini berjumlah 2.803 orang," imbuh dia.

Jumlah veteran palsu ini diperkirakan dua atau tiga kali lipat dari angka ini, karena surat keputusan penetapan veteran pejuang Seroja Timor Timur ini berjumlah puluhan. Bahkan dari semua veteran palsu ini, semuanya mendaftarkan diri sebagai calon veteran secara bersamaan pada 12 Juli 2009.


Presiden Jokowi saat mengukuhkan anggota DPP dan Dewan Pertimbangan Pusat LVRI Masa Bakti 2017-2022, di Istana Negara. (Foto: setkab.go.id)

"Kami masih terus melacak SK-SK penetapan dan penunjukkan veteran untuk wilayah NTT, untuk bisa mengetahui angka pasti jumlah veteran di NTT yang dibayar oleh negara setiap bulan," katanya.

Beberapa surat keputusan yang telah menetapkan veteran palsu diantaranya KEP/1016/M/12/2012, tertanggal 7 Desember 2012. Pada Surat keputusan ini menetapkan 390 veteran asal NTT dan dari 390 ini, 338 di antaranya palsu. Selain itu, KEP/1181/M/10/2014, tertanggal 13 Oktober 2014, menetapkan 513 veteran NTT, tetapi hanya delapan yang terdaftar resmi. 505 orang lainnya tidak terdaftar atau palsu.

Serta KEP/891/M/8/2014, tertanggal 8 Agustus 2014, terdaftar 551 asal NTT, hanya enam orang yang terdaftar resmi pada Kantor Adminsitrasi Veteran dan Cadangan (Minvetcad) Kupang, sementara lainnya palsu.

Menurut Stefanus, pembukaan pendaftaran calon veteran dilakukan antara tahun 2008-2009 dan ditutup pada Desember 2009. Hasil pendaftaran dan seleksi calon veteran yang mendaftar selama 2008-2009 berjumlah 1.400 orang veteran asal NTT dan diusulkan dalam 32 surat.

Baca Juga : Banyak Veteran Gadungan Ikut Nikmati Tunjangan

Surat usulan calon veteran asal NTT itu dikirim mulai 4 Februari 2008 sampai 20 Januari 2010. Artinya, antara 2010-2014, itu tidak ada lagi pembukaan pendaftaran tetapi calo tetap mendaftar menggunakan nomor dan tanggal pendaftaran veteran 2009.

"Dan kami menemukan ada 2.805 orang mendaftaran pada 12 Juli 2019. Tidak masuk akal, hampir tiga ribu orang datang ke satu kantor dan mendaftarkan diri dalam satu hari di Kantor Adminsitrasi Veteran dan Cadangan (Minvetcad) Kupang," katanya.

Stefanus juga membeberkan sejumlah dokumen yang dipalsukan oleh oknum pejabat TNI, mulai dari daerah hingga pusat yang bekerja sama dengan calo dalam merekrut veteran palsu.

"Kami tidak akan berhenti berjuang untuk mengungkap kebenaran, karena perkiraan kami, ada 6-8 ribu orang telah ditetapkan sebagai veteran dan setiap bulan dibayar oleh negara," kata Stefanus Nahak.

Tag: pahlawan nasional

Bagikan: