Warisan Djarot, Dicaci dan Dipuji

Tim Editor

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno melayani pertanyaan wartawan di Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat

Jakarta, era.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, sebelum lengser dari kursi DKI 1 Djarot Saiful Hidayat mewariskan delapan peraturan gubernur (pergub) yang rawan disalahgunakan. Tidak hanya pergub, Anies mencatat sejumlah kebijakan Djarot yang dinilainya bermasalah.

Untuk delapan pergub, Anies mengkritisi salah satu poinnya, yaitu mengenai dana bantuan partai politik. Menurut Anies ada perubahan signifikan dari anggaran yang dimasukkan Djarot di akhir masa baktinya.

"Kami cek rupanya kenaikan 10 kali lipat itu terjadi pada tanggal 2 Oktober 2017 (era Djarot), pada saat penetapan APBD Perubahan," ucap Anies di Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (11/12/2017).

Selain pergub soal dana parpol, Anies juga melempar bola panas ke Djarot terkait pengawasan tempat hiburan malam. Anies menganggap pengawasan tempat hiburan malam di Jakarta kurang tepat saat Djarot memimpin.

"Kami harus akui bahwa selama ini pengawasan terhadap berbagai kegiatan-kegiatan hiburan itu belum dilakukan optimal,” kata Anies, Jumat (3/12/2017).

Teranyar, Anies juga mengkritisi masalah pembangunan infrastruktur pemerintah era Djarot yang tidak memiliki analisis dampak lingkungan (Amdal). Masalah ini yang dianggap Anies menyebabkan kemacetan dan banjir di sepuluh titik lokasi pembangunan tersebut. 

"Ada 10 titik pembangunan infrastruktur, 10 titik tidak pernah dilakukan amdal lalin, analisa mengenai dampak lingkungan dan lalu lintas. Sehingga proyek-proyek itu dilakukan mempunyai dampak lalu lintas yang tidak pernah diantisipasi sebelumnya," ujar Anies, Rabu (1/11/2017).

Meski demikian, Anies nampaknya lupa dengan keberadaan pasukan pelangi yang dibentuk di era Djarot dan masa kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Padahal, Anies memuji pasukan berseragam oranye, dan biru itu mampu mengatasi genangan air yang terjadi di Jakarta tiga hari belakangan ini.

Pujian itu pun dia sampaikan kepada pasukan oranye, dan biru yang dikirim lewat aplikasi WhatsApp kepada para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah pada Selasa (12/11/2017). 

Berikut petikan pesan yang dikirimkan Anies;
 

Saudara-saudara berada di garis depan, bekerja keras di saat mayoritas warga bisa istirahat. Para petugas kesehatan yang berjaga sepanjang malam, yang mendatangi warga sakit. Para petugas Pasukan Oranye, Pasukan Biru yang terus membersihkan sampah2 penghalang aliran air, yang tanggap membersihkan cabang2 pohon tumbang. Para petugas Satpol PP yang berjaga dan membantu warga di berbagai wilayah. Para petugas perhubungan yang terus menjalankan tugas di bawah siraman hujan.

Tag: kepemimpinan anies-sandi

Bagikan: