Kereta Cepat Makkah-Madinah Diresmikan Raja Salman

| 26 Sep 2018 18:21
Kereta Cepat Makkah-Madinah Diresmikan Raja Salman
Raja Salman meresmikan perjalanan kereta cepat (Twitter @Bernama)
Jeddah, era.id - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al-Saud meresmikan kereta cepat Haramain Rail Line. Kereta cepat ini akan menyambungkan Makkah dan Madinah.

Arab News melaporkan, Raja Salman juga berkesempatan menjajal perjalanan kereta cepat Haramain dari Stasiun Sulaymaniyah, Jeddah menuju Madinah.

"Kami bersyukur kepada Allah atas pertumbuhan dan kemakmuran di semua bidang di negara kami, dan kami berterima kasih kepada Allah SWT atas rahmat-Nya. Terima kasih," kata Raja Salman, menurut kantor berita resmi Saudi seperti dikutip dari Arabian Business, Rabu (26/9/2018).

"Dua tempat suci sekarang lebih dekat daripada sebelumnya," imbuhnya.

Jalur kereta api Haramain sepanjang 450 km itu menghubungkan kota-kota penting di Saudi mulai dari Makkah, Jeddah, Bandara Internasional King Abdulaziz, hingga kota Raja Abdullah di Rabigh dan Madinah.

Peresmian ini dihadiri oleh Putra Mahkota Mohammad Bin Salman dan pejabat Saudi lainnya, serta duta besar Spanyol untuk Arab Saudi, Alvaro Iranzo, dan presiden Konsorsium Spanyol Kecepatan Tinggi, Jorge Segrelles. 

 

Keberangkatan pertama kereta dijadwalkan pada 4 Oktober 2018 dari Stasiun Al Mukarramah di Makkah, Madinah, Sulaymaniyah di Jeddah, dan King Abdullah Economic City. Sementara, layanan ke bandara internasional King Abdulaziz akan dimulai pada Maret 2019.

Dengan kecepatan 300 km/jam kereta ini dapat memangkas waktu tempuh perjalanan sepanjang 450 km hanya dalam waktu 2 jam. Biasanya, perlu waktu sekitar 6 jam untuk menyelesaikan rute Makkah-Madinah.

Kereta ini diperkirakan bisa mengangkut sekitar 60 juta penumpang per tahun dengan 35 unit kereta cepat yang dikerahkan. Masing-masing kereta menyediakan sekitar 417 kursi penumpang. Layanan ini diharapkan dapat mengangkut sekitar 60 juta penumpang setiap tahunnya.

Direktur eksekutif perusahaan kereta api Saudi Bashar Al Malik berharap dengan menggunakan kereta cepat dapat mengatasi kesulitan dan hambatan yang selama ini datang karena badai pasir.

 

Rekomendasi