Loket Portabel Buat Massa Bela Palestina

Tim Editor

Ilustrasi kereta (pixabay.com)

Jakarta, era.id - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memprediksi akan terjadi lonjakan penumpang kereta rel listrik (KRL), karena adanya Aksi Bela Palestina yang berlangsung di Monas, hari ini. Untuk mengantisipasi hal itu, PT KCI membuka loket portabel di stasiun terdekat aksi.

Sejumlah loket portabel itu dibuka di stasiun yang diperkirakan terjadi lonjakan penumpang, yakni Stasiun Juanda sebanyak 10 unit, dan Stasiun Gondangdia sebanyak enam unit.

"Loket portabel atau mesin POS mobile ini akan melengkapi layanan transaksi tiket di vending machine maupun loket yang telah tersedia di stasiun,” urai VP Komunikasi Perusahaan PT KCI, Eva Chairunisa melalui keterangan tertulisnya, Minggu (17/12/2017).

Guna mengurangi antrean, PT KCI juga mengimbau calon penumpang untuk menggunakan kartu multi trip (KMT) sehingga tak mengular di loket pembelian. Selain penggunaan KMT, penumpang juga diimbau tidak membawa barang berukuran besar agar tidak mengganggu dan mengurangi ruang gerak penumpang lain.

Dengan perkiraan banyaknya penumpang, PT KCI akan menambah petugas kebersihan dan keamanan di kedua stasiun tersebut. Sebanyak 16 petugas kebersihan akan disiagakan di Stasiun Juanda, dan delapan petugas di Stasiun Gondangdia.

Hari ini, sejumlah elemen masyarakat seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Laskar Pembela Islam (LPI), Himpunan Ahlussunnah Untuk Masyarakat Islam (HASMI), Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi), dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), menggelar Aksi Bela Palestina di Monas, Jakarta Pusat.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina yang memperjuangkan Yerussalem. Hal itu menyusul pernyataan kontroversial Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengakui kota suci tiga agama itu sebagai Ibu Kota Israel.

Bagikan: