Menebak Pengganti Taufik Kurniawan di Pimpinan DPR

Tim Editor

Gedung DPR. (Mery/era.id)

Jakarta, era.id - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah ditetapkan jadi tersangka korupsi terkait perolehan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Kebumen.

PAN sebagai partai tempat Taufik bernaung, sudah menggodok nama pengganti untuk posisi tersebut. Sudah ada satu nama untuk menggantikan Taufik di kursi wakil ketua DPR. Namun, nama itu masih dirahasiakan.

Baca Juga : Taufik Kurniawan Gunakan Rompi Oranye KPK

"Jadi posisi mas Taufik untuk penggantinya sudah ada satu nama," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2018).

Bahkan, kata Yandri, nama tersebut sudah siap untuk diserahkan kepada pimpinan DPR. Namun karena DPR sedang reses, penyerahan surat tersebut tertunda.

"Jadi di internal kami sudah mufakat untuk pengganti mas Taufik tinggal dikirim ke pimpinan DPR," jelasnya.

Anggota Komisi II DPR ini menerangkan, di internal partainya tidak ada silang pendapat maupun tarik menarik. Katanya, PAN sudah sepakat dengan satu nama tadi.

"Nah kalau dari pan sudah clear tidak ada tarik menarik, silang sengketa di internal, mufakat dengan satu nama," tutrnya.

Proses pergantian pimpinan DPR

Menurut Yandri, rapat badan musyawarah (Bamus) DPR RI terakhir pun tidak membahas dan mengagendakan pelantikan dan pengambilan sumpah untuk pimpinan DPR yang baru pengganti Taufik Kurniawan.

Jika surat tersebut diberikan saat ini pun, kata Yandri, baru akan dibahas saat pembukaan masa sidang, pada 19 November 2018. 

"Nah yang jadi masalah hari ini DPR sedang reses. Walalupun kami kirim minggu ini tetap juga tertunda sampai pertengahan November," ucapnya.

Baca Juga : Taufik Kurniawan Ikut Terlibat Kasus Korupsi Kebumen

Pada pembukaan masa sidang pun, menurut Yandri, Bamus tetap membutuhkan waktu untuk membahas persiapan pergantian, pelantikan dan pengambilan sumpah.

"Dan rapat Bamus terakhir itu hanya mengagendakan penutupan masa sidang. Jadi kalau pun pas masuk masa sidang ke 8 Bamus juga perlu rapat kembali untuk mengagendakan pelantikan dan pengambilan sumpah pimpinan DPR yang baru," tuturnya.

Menebak pengganti Taufik

Pengamat Politik Universitas Al-Azhar Ujang Komarudin mengamati, ada dua nama yang beredar untuk menggantikan Taufik. Adalah Mulfachri Harahap dan Hanafi Rais yang disebut-sebut jadi wakil ketua DPR nanti.

Kalau dilihat dua nama ini, Ujang lebih sepakat Hanafi yang menggantikan Taufik Kurniawan. Apalagi, secara internal, Hanafi punya kekuatan tersendiri, karena dia adalah anak pendiri PAN, Amien Rais.


Waketum PAN Hanafi Rais. (era.id)

Selain itu, Hanafi bisa mewakili kaum muda di pimpinan DPR. Serta, pengamalaman Hanafi sebagai wakil ketua umum PAN dan wakil ketua Komisi I DPR, juga harus menjadi pertimbangan tersendiri untuk menempatkannya di kursi pimpinan DPR.

"Sepertinya Hanafi Rais yang akan diajukan. Karena dia anak Amien Rais dan representasi kaum muda. Bisa saja Mulfachri Harahap diajukan sebagai pendamping saja," kata Ujang.
 

Tag: ketua dpr kpk ott anggota dpr flyover pancoran

Bagikan: