Sempat Lesu, Rupiah Kembali Menguat Tipis

Tim Editor

Ilustrasi rupiah (Pixabay)

Jakarta, era,id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sempat dikira lesu, pasca libur Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun, ternyata rupiah berhasil menguat dan kembali mendorong dolar AS di kisaran Rp14.500-an.

Mengutip data perdagangan Reuters, Rabu (21/11/2018) pukul 16.32 WIB, satu dolar AS dibanderol pada level Rp14.575, dengan penutupan pasar spot di Rp14.600. Kondisi ini menunjukkan rupiah berhasil menguat 0,07 persen dibandingkan posisi penutupan pasar awal pekan ini. 


Jika ditarik dalam 5 hari ke belakang, posisi rupiah terus menguat setelah berhasil melengserkan dolar AS dari angka Rp15 ribu. Pergerakan dolar AS pun terpantau stabil di kisaran Rp14.500-an hingga Rp14.600-an.

Di sisi lain, pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, kembali menjual dolar AS pada kisaran Rp14.600. Bank BCA, misalnya menjual dolar AS dengan harga Rp14.611. Sedangkan harga tertinggi, masih dijual oleh Bank Mandiri Rp14.670 per dolar AS.



Analis senior CSA Research Institute, Reza Priyambada menyebut pelemahan rupiah relatif terbatas seiring penilaian pelaku pasar terhadap ekonomi Amerika Serikat, yang dimungkinkan belum akan bertumbuh secara signifikan.

"Rupiah diproyeksikan akan bergerak menuju kisaran antara Rp14.590-Rp14.610 per dolar AS dengan tetap dalam penjagaan Bank Indonesia," kata Reza seperti dikutip Antara

Saat ini, ia menambahkan, pelaku pasar uang di dalam negeri sedang mencermati paket kebijakan ekonomi jilid XVI dan revisi daftar negatif investasi (DNI). "Situasi itu tentunya membuat inflasi di AS juga tidak akan melonjak, yang pada akhirnya The Fed mengurangi agresifitasnya terhadap kenaikan suku bunganya," tutupnya.

Tag: nilai tukar rupiah dolar as

Bagikan: