Udara Beku Serang AS, Belasan Orang Meninggal

Tim Editor

Ilustrasi (Pixabay)

Chicago, era.id - Embusan udara mengandung es dari kutub utara membawa suhu rendah yang mematikan di Amerika Serikat bagian barat-tengah pada Rabu (30/1). 

Dilansir Antara, Kamis (31/1/2019), udara beku ini menimbulkan korban, jasa pos tertunda, dan warga saling berhimpitan di dalam ruangan untuk menghadapinya.

Selain itu, sekolah-sekolah diliburkan pada Rabu dan Kamis di seluruh bagian barat-tengah, termasuk Chicago, wilayah ketiga terbesar untuk sistem sekolah di AS.

Polisi memperingatkan risiko kecelakaan yang lebuh tinggi pada jalan raya yang berlapis es, sementara di Michigan pemerintah mengumumkan seluruh kantor pemerintah ditutup.

Sedikitnya selusin kematian dilaporkan terjadi berkaitan dengan udara yang luar biasa dingin sejak Sabtu (26/1) di Michigan, Iowa, Indiana, Illinois, Wisconsin dan Minnesota. 

Petugas kepolisian Illinois menyelamatkan 21 orang yang terdampar di atas bus sewaan yang rusak di tengah suhu nol derajat di dekat Auburn karena bensin kendaraan menjadi kental.

Sementara itu, sejumlah catatan kematian di antaranya, di Detroit seorang pria berumur 70 tahun ditemukan meninggal di jalan raya kawasan permukiman. 

Lalu, sekitar 24 km di selatan di daerah Ecorse, mantan anggota dewan kota yang berumur 70-an yang hanya memakai baju tidur juga didapati meninggal.

Selain itu, seorang mahasiswa dari universitas Iowa ditemukan meninggal di luar gedung kampus pada Rabu pagi. Kematian mahasiswa Gerald Belz diyakini sebagai akibat cuaca buruk.

Ribuan penerbangan mendekati dua pertiga jumlah yang terjadwal pada Rabu (30/1) telah dibatalkan untuk terbang atau pun tiba di bandara O'Hare dan Chicago Midway.

Para penumpang kereta Amtrak juga mengalami penundaan seluruh perjalanan masuk dan keluar Chicago hari yang sama.

Tag: cuaca ekstrem memukau amerika serikat

Bagikan: