Mencari Pemenang Perang di Medsos, 01 atau 02?

| 07 Feb 2019 19:47
Mencari Pemenang Perang di Medsos, 01 atau 02?
Ilustrasi (era.id)
Jakarta, era.id - Politicaview merilis data hasil pemetaan terkait dukungan antara paslon 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dengan paslon 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di alam media sosial.

Data tersebut diambil dari hasil pemetaan percakapan yang dilakukan Politicaview. Jadi, Politicaview meneliti sejumlah percakapan terkait Pilpres 2019 di sejumlah wilayah-wilayah regional se-Indonesia.

Dari pemetaan tersebut, tampak sentimen positif perbincangan netizen di Pulau Sumatera --seperti Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Jambi, hingga Lampung-- soal paslon 01.

Selain itu, netizen di Kepulauan Riau juga menunjukkan sentimen positif untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf. Di Pulau Jawa, beberapa wilayah juga menunjukkan indikasi yang sama, termasuk wilayah Jawa Barat yang sebelumnya termasuk dalam zona merah bagi calon petahana.

"Di Jawa Barat, memang sudah terjadi pergeseran di sosial media. Paslon 01 itu memimpin kalau di Jabar ketimbang paslon 02 kalau di sosmed," kata Founder Politicaview, Yose Rizal di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/2/2019).

Di Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Jokowi-Ma'ruf juga tampak berdaya. Bahkan, di Sulawesi, pasangan ini mengungguli lawannya hampir di semua wilayah, kecuali Sulawesi Utara. Tak hanya itu, paslon 01 ini juga unggul di Papua dan Papua Barat.

Salah strategi paslon 02

Dalam paparannya, Yose turut menyinggung strategi pengelolaan topik yang dilakukan tim paslon 02. Menurut Yose, ada kesalahan yang dilakukan, di mana pengelolaan topik yang dilakukan kubu 02 justru selalu membuahkan trending jagat Twitter pada tengah malam.

"Jangan sampai 02 ini salah strategi. Justru mereka melakukan (masuk ke trending topic) setelah event-nya selesai. Jadi tidak mendapatkan banyak respons dari masyarakat. Apalagi kalau tengah malam, pasti orang-orang sudah pada tidur," kata Yose.

Sebenarnya, hal senada juga pernah disampaikan oleh Mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) Presiden Joko Widodo (Jokowi), Andi Widjajanto. Ketua Tim Cakra ini, bahkan punya julukan bagi tagar milik 02 yang baru ramai saat tengah malam itu: 'hashtag kuntilanak'.

Alasannya, tim medsos Prabowo-Sandiaga mulai beraksi di Twitter pukul 02.00 WIB. Atas alasan itu Andi menyebut tim medsos Prabowo-Sandiaga sebagai 'hashtag kuntilanak'. 

Dengan cara kerja seperti itu, sambung Andi, ketika warganet membuka Twitter pada pagi hari, yang menjadi trending topic adalah hashtag buatan tim Prabowo-Sandiaga.

"Jadi nanti kita bangun pukul 6 pagi, mereka sudah trending, itu yang kita sebut 'hashtag kuntilanak'. Tiba-tiba pukul 6 pagi kita bangun sudah ada hashtag dari mereka, 'hashtag kuntilanak'," kata Andi beberapa waktu lalu.

Rekomendasi