Dingin-dingin Rakyat Korut Peringati Hari Kelahiran Kim Jong Il

| 16 Feb 2019 19:36
Dingin-dingin Rakyat Korut Peringati Hari Kelahiran Kim Jong Il
Peringatan hari kelahiran Kim Jung Il (Twitter @SCMPNews)
Jakarta, era.id - Tahukah kalian? Kalau hari ini merupakan hari istimewa bagi rakyat Korea Utara (Korut). Sebab tanggal hari ini diperingati sebagai hari kelahiran pemimpin Korea Utara, Kim Jong Il.

Peringatan hari kelahiran ayah dari Kim Jong Un ini pun dirayakan sebagai 'Hari Bersinarnya Sang Bintang'. Meski Korut sedang diterpa musim dingin, tak menyurutkan antusiasme ribuan warga Korea Utara untuk datang ke patung perunggu pemimpin tertinggi Kim Il Sung dan Kim Jong Il di Monsu, Pyongyang.

Di tengah suhu yang teramat dingin hingga minus 8 derajat, ribuan warga tetap menyempatkan diri untuk memberikan penghormatan untuk sang mendiang pemimpin Korea Utara. 

Melansir dari South China Morning Post, Sabtu (16/2/2019) Pemimpin Tertinggi kedua Korea Utara itu lahir pada 1942 di sebuah gubuk berselimut salju di lereng Gunung Paektu, di saat sang ayah Kim Il Sung sedang bertempur melawan tentara Jepang. 

 

Kendati ada sejumlah catatan sejarah dari Uni Soviet yang mengatakan, Kim Jong Il lahir setahun sebelumnya di sebuah desa di Siberia tempat Kim Il Sung mengasingkan diri. Tetap saja, rakyat Korea Utara memperingati kelahiran Kim Jong Il sebagai Hari Bersinarnya Sang Bintang.

Dalam perayaan itu biasanya rakyat Korea Utara memberikan lebih dari 30.000 akar "Kimjongilia," sebuah bunga merah dari jenis bungan begonia yang dinamai dengan nama mantan pemimpin itu, parade militer hingga menyaksikan pertunjukan ice skating.

"Tak ada anak yang lelah untuk mengungjungi orangtua mereka. Para pemimpin besar adalah orangtua kami. Jadi kami di sini untuk menghormati para pemimpin bersama anak-anak saya," kata Kim Chol Jun (42) yang membawa kedua putranya ke Bukit Mansu untuk memberikan penghormatan kepada pemimpin Korea Utara.

Kim Jong Il meninggal dunia pada 2012 dan jenazahnya kini disemayamkan di sebuah bangunan di pinggiran kota Pyongyang. Meski sudah meninggal, Kim Jong Il tetap menyandang jabatan sebagai sekretaris jenderal Partai Pekerja Korea yang berkuasa.

Rekomendasi