Sisa Cerita Pahit dari Demonstrasi di DPR

Tim Editor

Saksi Bisu kericuhan unjuk rasa mahasiswa di DPR (Mery/era.id)

Jakarta, era.id - Sejak Senin hingga Rabu petang, aksi demonstrasi terjadi di depan kompleks parlemen, DPR, Jakarta. Aksi ini dimotori kalangan mahasiswa dan pelajar yang memprotes pengesahan sejumlah revisi undang-undang (RUU) bermasalah oleh DPR. 

Efek gas air mata mungkin masih terasa, namun samar-samar sudah mulai hilang dari halaman depan Gedung DPR. Di mana aparat kepolisian cukup represif membubarkan aksi masa yang memilih bertahan hingga lewat petang hari. Begitu pula di tiap sisi kompleks parlemen, coretan-coretan bernada hujatan yang ditujukan untuk DPR dan juga Presiden Joko Widodo masih bisa ditemukan karena belum dibersihkan semuanya. 


Coret-coretan hujatan massa unjuk rasa (dok era.id)

Suasana di sekitar gedung DPR, tepatnya di arena dekat air mancur dan gerbang utama tempat terjadi bentrokan, pun masih dijaga ketat petugas kepolisian dengan berbaju dan peralatan lengkap. Pintu tol Senayan yang sempat dibakar massa masih mengalami kerusakan dan belum dibetulkan.

"Jadi kita koordinasi sejak kemarin sore, maupun malam semua kerusakan-kerusakan terutama di pagar dan pintu gerbang langsung diperbaiki. Apalagi beberapa titik ada yang dijebol jadi belum bisa diperbaiki sepenuhnya karena memang kerusakannya agak berat," ungkap Sekretaris Jenderal DPR, Indra Iskandar kepada era.id, Kamis (26/9/2019).  

Indra belum menghitung total kerugian materil yang harus dialami DPR dari aksi unjuk rasa massa, sejak Senin (23/9) hingga Rabu (25/9) petang. 

"Nominalnya kita nggak hitung ya, karena kerusakan terutama pagar-pagar yang dirubuhkan kemudian pintu gerbang juga dirusak. Kita prioritaskan perbaikan dulu, namun belum dihitung angka pastinya berapa," lanjutnya.

Dalam catatannya, titik kerusakan parah terjadi di area gerbang depan dan pintu belakang DPR. Beberapa pos polisi juga dirusak massa, termasuk Masjid Baiturrahman yang terletak di dalam kompleks DPR juga mengalami kerusakan ringan dan harus diperbaiki.


Sisa-sisa coretan hujatan yang belum terhapus (dok. era.id)

Persekusi wartawan

Beberapa jurnalis mengalami kekerasan saat meliput kericuhan demonstrasi di sekitar gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jakarta, Rabu (24/9) malam. Setidaknya ada beberapa rekan jurnalis yang mengalami intimidasi dari aparat kepolisian, salah satunya wartawan era.id.

Reporter era.id, Mery Handayani sempat mendapat tindakan persekusi dari aparat ketika merekam kericuhan saat polisi membubarkan massa di dekat pintu keluar arah Resto Pulau Dua. "Saat itu lagi lihat polisi sedang membubarkan massa dan nangkap orang, pas itu langsung mengeluarkan HP untuk merekam," tutur Mery.

Namun tiba-tiba saja, beberapa polisi datang menghampiri dan memaksa Mery untuk menghapus rekaman atau foto yang diambilnya. "Ditarik ID media dan minta rekaman dan foto tadi dihapus."


Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPR (Mery/era.id)

Beruntung beberapa rekan jurnalis datang menghampiri dan melerai kejadian tersebut. Setelah melihat kejadian jurnalis yang diintimidasi. "Padahal foto-fotonya sudah dihapus, tapi mereka tetap menarik ID medianya."

Hal ini jelas menjadi catatan pahit yang harus dialami awak media saat meliput kericuhan maupun demonstrasi massa. Polisi jelas tak mengindahkan Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, karena menghalangi kerja jurnalis.

Menanggapi banyaknya intimidasi dan persekusi yang dialami wartawan saat meliput aksi demonstrasi, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono enggan berkomentar lebih jauh. Dia hanya meminta agar jurnalis yang mengalami tindak kekerasan oleh polisi untuk melapor ke Polda Metro Jaya.

"Silakan laporan kalau ada penganiayaan oleh anggota (polisi),” kata Argo dalam pesan singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi unjuk rasa mahasiswa dari berbagai universitas memprotes agenda DPR dan pemerintah yang akan mengesahkan sejumlah revisi undang-undang kontroversial. Demonstrasi mahasiswa berlangsung selama dua hari sejak Senin (23/9) sampai Selasa (24/9).

Tepatnya aksi unjuk rasa mahasiswa hari kedua di Depan Gedung DPR, suasana berakhir ricuh kala aparat kepolisian membubarkan massa dengan gas air mata. Massa berpencar ke arat Slipi, Semanggi, sampai Palmerah.

Polda Metro Jaya mencatat sejumlah fasilitas rusak akibat aksi demo yang berakhir ricuh di DPR. Selain kendaraan taktis yang dirusak, ada pos polisi yang dibakar massa.

Massa juga membakar 3 pos polisi. Sejumlah security barrier juga dirusak massa. Tidak hanya itu, massa juga membakar fasilitas di dalam jalan tol. Gerbang Tol Pejompongan dibakar massa.

<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/B237rjkHcQP/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B237rjkHcQP/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> <div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;"> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div> <div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div></div></div><div style="padding: 19% 0;"></div> <div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div><div style="padding-top: 8px;"> <div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div></div><div style="padding: 12.5% 0;"></div> <div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;"><div> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div> <div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div></div><div style="margin-left: 8px;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div> <div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div></div><div style="margin-left: auto;"> <div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div> <div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div></div></div></a> <p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B237rjkHcQP/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Geser sampe ketemu! Ikuti pergerakan mahasiswa dan nasib landasan hukum bermasalah lewat link di bio! #stmmelawan #mahasiswabergerak #stmmahasiswabersatu #demonstrasi #demonstrasimahasiswa #rkuhp #rkuhpngawur #uukpk #ruukpk #kpk #dpr #jokowi</a></p> <p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/eradotid/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> era.id</a> (@eradotid) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2019-09-26T12:11:15+00:00">Sep 26, 2019 at 5:11am PDT</time></p></div></blockquote> <script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script>

Tag: demo rkuhp adalah ketua dpr kekerasan wartawan aksi mahasiswa 23-24

Bagikan: