Pemkot Yokohama Akui Pernikahan Pasangan Sesama Jenis

Tim Editor

    Aktivis LGBT Jepang (BBC)

    Jakarta, era.id -  Pemerintah kota Yokohama akan segera mengakui pernikahan sesama jenis. Pemkot Yokohama akan mengeluarkan sertifikat bagi pasangan sesama jenis dan memungkinkan mereka mendapat perlakuan dan fasilitas yang sama dengan warga lain atau pasangan suami istri.

    Seperti dikutip dari NHK, Rabu (27/11/2019), para pejabat Kota Yokohama mengatakan dokumen itu akan tersedia dalam bahasa Inggris, Cina, Korea, serta juga bahasa Jepang. Warga asing yang tinggal di kota tersebut juga akan diakui haknya.

    Terlepas dari gender mereka dalam kartu keluarga, pasangan dewasa dapat mendaftarkan diri untuk sertifikat tersebut dengan mengajukan perjanjian tertulis yang mengakui satu sama lain sebagai pasangan hidupnya.

    Para pejabat mengatakan Kota Yokohama berencana untuk memungkinkan pemegang sertifikat untuk menerima layanan publik yang sama dengan pasangan yang menikah seperti izin untuk mendaftar apartemen yang dikelola pemerintah kota. 

    Kota yang berpenduduk lebih dari 3,7 juta orang itu akan meluncurkan sistem tersebut pada Senin (2/12/2019) pekan depan. Jumlah pemerintah daerah yang telah meluncurkan sertifikat serupa di Jepang makin dalam beberapa tahun terakhir di tengah masyarakat Jepang ayng terkenal konservatif.

    Pada tahun 2015 daerah Shibuya adalah yang pertama kali mengeluarkan sertifikat sesama jenis. Awal tahun lalu, beberapa pasangan sesama jenis dan aktivis LGBT menuntut pemerintah Jepang agar mengakui pernikahan mereka. Ai Nakajima, 40, dari Jepang dan Tina Baumann, 31, dari Jerman adalah salah satunya.


    Ai Nakajima dan Tina Baumann (BBC)

    Keduanya telah bersama-sama sejak tahun 2011 ketika bertemu di Berlin. Setelah tinggal selama beberapa tahun di Jerman, mereka pindah ke Jepang. Tetapi hidup sebagai pasangan sesama jenis adalah sangat berbeda di kedua negara.

    "Masyarakat Jepang pada umumnya sangat konservatif," kata Nakajima seperti dikutip dari BBC.

    Kebanyakan teman mereka tidak berani menyatakan diri sebagai homoseksual dan menyembunyikan pasangannya dari keluarga dan teman-teman. Meskipun Jepang adalah negara yang sangat tradisional, jajak pendapat mengisyaratkan kebanyakan generasi muda Jepang mendukung pernikahan sesama jenis.

    Tag: lgbt

    Bagikan :