"Kekacauan" di Stasiun Tersibuk Indonesia

Tim Editor

Sedang memuat podcast...

Kepadatan penumpang di Stasiun Manggarai (Yasir/era.id)

Jakarta, era.id - Sebagai simpul lalu lintas kereta dari dan menuju Ibu Kota, Stasiun Manggarai jadi stasiun kereta paling sibuk di negeri ini. Di stasiun inilah seluruh perjalanan kereta yang beroperasi di Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta bersinggung muka.

Dalam sebuah kesempatan, Executive Vice President PT KAI Daop 1 Jakarta, Dadan Rusdiansyah mengungkap, setiap harinya, Stasiun Manggarai jadi muara dari perjalanan 726 kereta.

Daop 1 Jakarta merupakan daerah operasi yang paling padat. Dengan cakupan wilayah yang terbentang dari Stasiun Merak di Banten hingga Stasiun Cikampek di Jawa Barat, termasuk deretan stasiun di DKI Jakarta, Bogor, Depok, Sukabumi hingga Karawang.

Di daerah operasi ini jugalah pelayanan kereta commuter line beroperasi. Dengan pengelolaan profesional oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Commuter Line berhasil memposisikan diri sebagai alternatif transportasi harian yang paling diminati.

Kekacauan sore

Selain Senin, Jumat adalah hari yang kerap didapuk sebagai hari dengan lalu lintas dan perjalanan angkutan umum terpadat di Ibu Kota. Pada Jumat (2/2) sore, tim era.id menyelami kesibukan Jakarta dari dalam Stasiun Manggarai.

Pukul 16.30 WIB, kesibukan mulai nampak di peron-peron stasiun, dari Peron 1 hingga Peron 7, yang masing-masing melintang di sisi paling pinggir stasiun.

Sejumlah penumpang mulai hilir mudik, turun dan naik kereta. Beberapa dari mereka tampak berlarian, mengejar kereta di barisan peron lain, memanfaatkan sempitnya waktu transit.

Bilal, petugas keamanan menjelaskan, puncak arus penumpang harian di Stasiun Manggarai biasanya terjadi dalam rentang pukul 17.00-19.00 WIB. Pada waktu tersebut, perilaku penumpang cenderung tak dapat diprediksi, apalagi dikontrol.

"Capek bang ngaturnya. Kalau sudah parah, sampai ada yang loncat-loncatan peron," ungkap Bilal, yang ditemui era.id dalam kesempatan itu.

Bambang, seorang penumpang mengaku sudah biasa dengan kekacauan saat jam sibuk di Stasiun Manggarai.

"Sudah biasa. Pagi sama sore deh, pas jam berangkat sama pulang kerja," kata Bambang.

Warga Tanah Abang yang bekerja di kawasan Kota, Jakarta Barat, itu jadi satu dari ribuan penumpang yang harus mampir ke Stasiun Manggarai untuk transit dan menyambung perjalanan dengan kereta lain.

Adapun jumlah penumpang yang turun dan keluar di Stasiun Manggarai pada hari kerja mencapai 45.000 orang di hari kerja dan 27.000 orang pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu.


Kepadatan penumpang di Stasiun Manggarai (FOTO: Yasir/era.id)

Kelayakan fasilitas

Stasiun Manggarai terus berbenah, membangun berbagai infrastruktur pendukung perjalananan kereta. Termasuk jalur untuk Kereta Bandara, layanan yang paling santer di kuping ini telah diuji coba beberapa waktu lalu. 

Untuk fasilitas, Stasiun Manggarai menyediakan musala, charging corner, kabin menyusui, tempat duduk prioritas, pos ksehatan, pos keamanan, mesin ATM, serta sejumlah resto, kafe dan toko ritel.

Adapun kritik, bisa ditujukan pada fasilitas toilet yang hanya memiliki satu ruang yang disekat antara pria dan wanita. Dengan lalu lintas orang sebanyak itu, jumlah toilet masih sangat kurang. Jumlah urinoir dan kloset di toilet pria hanya ada tiga dan dua kloset duduk. Sedang di toilet wanita, ada lima kloset duduk.

"Sempit banget toiletnya, antre sampai hampir keluar pintu," ungkap seorang warga setelah keluar dari toilet Stasiun Manggarai.


Fasilitas di Stasiun Manggarai (FOTO: Yasir/era.id)

Bagikan: