Pengusaha Cantik Ini Enggan Kerja Sama dengan Orang Gemuk, Begini Alasannya

Tim Editor

Samantha Yardley (Foto: Instagram/samanthajyardley)

Jakarta, era.id - Seorang pengusaha wanita bernama Samantha Yardley mengaku tak mau bekerja sama dengan orang gemuk. Baginya, kegemukan atau kelebihan berat badan menunjukkan bahwa orang itu punya pemikiran yang bermasalah dan tak bisa mengontrol diri. 

Pengusaha wanita asal Coventry, Inggris, ini berpendapat bentuk tubuh apa pun harus dihormati. Masyarakat tidak seharusnya membenarkan seseorang kelebihan berat badan dengan mengatakan 'besar itu indah'.

Wanita berusia 34 tahun itu menambahkan bagaimanapun cara seseorang menampilkan diri dapat menunjukkan kepercayaan mereka. 

Selain jadi pengusaha, Samantha merupakan penulis kebugaran paruh waktu dan sub-editor majalah Muscle & Health. Kepada FEMAIL, Samantha mengatakan jika 'fat-shaming' bukan cibiran. Melainkan menginspirasi agar orang-orang berubah ke arah yang positif.

"Sebagai pengusaha, saya dan mantan majikan saya. 'Apakah saya akan bekerja dengan (sangat) gemuk? Tidak, tidak akan. Keras tapi benar (maaf)," ungkap Samantha yang dikutip dari Daily Mail, Sabtu (11/7/2020).

"Bagi saya, itu paling-paling menunjukkan pemikiran yang bermasalah, kurang kendali diri, dan paling buruk sangat terganggu. Kemungkinan besar mereka kekurangan energi dan menderita kesehatan yang buruk," lanjutnya.


Samantha Yardley (Foto: Instagram/samanthajyardley)

Samantha mengatakan seorang wanita tidak seharusnya menilai segala sesuatu berdasarkan penampilan fisik. Melainkan orang-orang gemuk yang tidak dapat menyembunyikan kerakusan. 

Samantha mengakui bahwa setiap orang pasti akan bertambah berat badan. Tetapi, baginya itu tidak bisa dipertahankan selama bertahun-tahun karena tidak sehat. "Sebagian besar dari kita pernah menjadi korban pada suatu waktu," ujar Samantha.

"Saya memberikan motivasi positif untuk masyarakat saat ini dan memaafkan orang-orang yang kelebihan berat badan dan obesitas," lanjutnya.


Samantha Yardley (Foto: Instagram/samanthajyardley)

Menurutnya, jika seseorang tidak bisa menyelesaikan aktivitas harian, seperti berjalan kaki, naik tangga tanpa kehabisan napas. Maka orang itu memiliki masalah besar.

"Ya, tipe tubuh yang berbeda harus dihormati. Sampai batas tertentu, tetapi jika terlalu ekstrem yang parah, seperti kekurangan atau kelebihan berat badan. Harus diperlakukan sebagai kondisi yang membutuhkan bantuan, tidak dipuji atau dimaafkan," ujarnya.

Samantha mengatakan dia tidak mau bekerja sama dengan orang gemuk. Tetapi, bukan berarti tubuh harus six pack. Tetapi, ia mencari orang yang memiliki antusiasme dan energi.

"Melawan kegemukan memang tidak mudah. Jika kamu termasuk dalam kategori obesitas yang tidak sehat. Cepat cari bantuan dari profesional medis. Mendapatkan energi, kepercayaan diri, dan kehidupan baru adalah hal-hal yang indah. Terlebih lagi ini bisa memperpanjang hidupmu," kata Samantha.

Tag: viral anak nonton porno body shaming

Bagikan: