Gusdurian: Semua Pihak Perlu Padamkan Intoleransi

Tim Editor

Ilustrasi (pixabay)

Jakarta, era.id - Sikap kebencian dan permusuhan kepada antarumat beragama di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Ini akan makin mengkhawatirkan bila dicampur dengan kepentingan politik. 

Terlebih, tahun 2018-2019 adalah tahun politik di Indonesia, di mana kursi-kursi kekuasaan akan diperebutkan. Ketegangan tersebut berkemungkinan akan berpotensi muncul lebih besar lagi.
 
"Kita perlu memberi pesan tegas bahwa setiap aksi intoleransi tidak dibiarkan. Salah satu alasan meningkatnya kasus kekerasan dalam isu agama adalah karena kasus-kasus intoleransi tidak pernah diselesaikan secara tuntas sesuai dengan hukum yang berlaku," ujar Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid dalam siaran persnya, Minggu (11/2/2018).

Selain mengecam aksi intoleransi, Jaringan Gusdurian juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengutamakan hak konstitusi warga dan menindak tegas pelaku intoleransi.
 
"Keberhasilan penanganan jaringan terorisme menunjukkan kapasitas Kepolisian yang tinggi, dan menjadi aset untuk menuntaskan eskalasi tindak kekerasan dan intoleransi," tuturnya.
 
Jaringan Gusdurian juga mendesak praktisi politik untuk tidak menggadaikan masa depan bangsa menggunakan sentimen agama. Selain itu, Kata Alissa, masyarakat dan para pemuka agama juga mesti mempererat persaudaraan serta tidak mudah terprovokasi oleh sentimen-sentimen kebencian. 

Tag: jaga toleransi

Bagikan: