PDIP-Gerindra Jadi Penantang Petahana di Bumi Cenderawasih

Tim Editor

Sedang memuat podcast...

Grafis (era.id)

Jakarta, era.id – Pilkada di provinsi paling timur dan terluas di Indonesia ini akan mempertemukan dua pasangan calon gubernur-wakil gubernur. Papua dihuni 3.672.496 jiwa yang tersebar di dua kota dan 27 kabupaten.

Daftar pemilih tetap di Papua mencapai 3.222.426 jiwa berdasarkan data KPU pada Pilpres 2014. Tingkat kepadatan di Papua hanya 11,84 jiwa per kilometer per segi. Mayoritas warga Papua adalah penduduk asli antara lain berasal dari suku Ansus, Amungme, Asmat, Bauzi, Biak, Dani, Lha, Korowai, Mee, Moskono, Tobat, Sentani, dan Waropen.

Sedangkan jumlah pendatang di Papua mencapai 48 persen, di antaranya berasal dari Jawa, Bugis, Sunda, Makassar, Buton, Batak, Minahasa, dan Tionghoa.
DPRD Papua memiliki 55 kursi yang diisi Partai Demokrat (16 kursi), PDIP (7), Gerindra (6), Golkar (6), Hanura (5), PKB (4), Nasdem (3), PKS (3), PAN (2), PKPI (2), dan PPP (1).



Pasangan nomor urut satu pada Pilkada Papua 2018 adalah John Wempi Wetipo–Habel Melkias. Wempi merupakan politisi PDIP dan dua periode menjadi Bupati Jayawijaya. Keduanya diusung PDIP bersama Gerindra dengan 13 kursi DPRD.

Wakilnya Wempi, Melkias, adalah mantan Bupati Jayapura. Dia menempuh pendidikan sarjana di STISIPOL Silas Papare, Jayapura pada 2001, dan lulus S2 manajemen dari Universitas Hasanuddin, Makassar, pada 2003.

Pasangan nomor urut dua, Lukas Enembe-Klemen Tial. Keduanya merupakan petahana Gubernur-Wakil Gubernur Papua yang diusung Demokrat, Golkar, Nasdem, Hanura, PKB, PKS, PAN, PPP, dan PKPI.

Lukas pernah menjabat Wakil Bupati Puncak Jaya (2001-2005) dan Bupati Puncak Jaya (2007-2012). Adapun Klemential adalah mantan komisaris PT Freeport Indonesia sekaligus mantan Bupati termuda.


Tag: pilihan asyik pilkada papua pilkada 2018

Bagikan: