2 Pekerja Rusunawa Pasar Rumput Jadi Tersangka

Tim Editor

Sedang memuat podcast...

Rusunawa Pasar Rumput, Jakarta Selatan (Hamni/era.id)

Jakarta, era.id - Penyelidikan jatuhnya besi di proyek rumah susun (Rusun) Pasar Rumput Setiabudi terus berlanjut. Ada dua pekerja yang ditetapkan jadi tersangka dalam peristiwa ini.

"Tersangka (jadi) dua orang dari pekerja," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar seperti dilansir dari Antara, Senin (2/4/2018).

Yang pertama, penyidik telah menetapkan seorang pekerja proyek berinisial D menjadi tersangka. Hasil pemeriksaan polisi, kedua tersangka itu bekerja tidak sesuai prosedur standar operasional. Lantas bagaimana dengan pengawas proyek?

Kata Indra, setelah menjalani sejumlah pemeriksaan, statusnya masih saksi. Namun ditemukan indikasi pengawas itu datang terlambat di lokasi kejadian. Penyidik menemukan indikasi kedua tersangka bekerja tanpa arahan dari pengawas proyek.

Sebelumnya, sebuah besi proyek dari pembangunan Rusunawa Pasar Rumput jatuh, beberapa hari lalu. Besi hollow berukuran 4x4 cm itu mengenai seorang pejalan kaki bernama Tarminah (54).

Besi tersebut diduga jatuh dari lantai 10 proyek Rusunawa Tingkat Tinggi Pasar Rumput, Jalan Pasar Manggis, RT 5, RW 4, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (18/3). Material bangunan itu jatuh dan menimpa Tarminah saat sedang berbelanja sayuran bersama adiknya.

Tarminah mengalami luka di kepalanya setelah tertimpa besi proyek itu. Nahas, setibanya di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM) nyawa Tarminah tidak tertolong.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno dan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jakarta sudah membahas kasus ini. Berdasar masukan yang didapat Sandi, kemungkinan PT Waskita akan dikenakan sanksi tindak pidana ringan (Tipiring). Tipiring adalah perkara yang diancam dengan pidana penjara atau kurungan paling lama tiga bulan dan/atau denda sebanyak-banyaknya Rp7.500 (dengan penyesuaian) dan penghinaan ringan. Berdasar ketentuan yang diatur KUHP, non-KUHP serta peraturan daerah (Perda), penahanan tidak dilakukan terhadap pelaku Tipiring. Pelanggaran Tipiring terdapat dalam KUHP, non KUHP serta peraturan daerah setempat.

Tag: kecelakaan infrastruktur

Bagikan: