400 Difabel Bakal Jadi Relawan Asian Para Games 2018

Tim Editor

Sedang memuat podcast...

Ketua INAPGOC, Raha Sapta Oktohari bersama Wapres, Jusuf Kalla, Kemenpora Imam Nahrawi, dan Ketua INASGOC, Erick Thohir (Sumber: INAPGOC)

Jakarta, era.id - Indonesia Para Asian Games Organizing Committee (INAPGOC) bakal membuka pendaftaran volunteer atau relawan untuk mendukung penyelenggaraan Asian Para Games 2018 yang bakal dihelat di Jakarta pada 6 hingga 13 Oktober.

Manajer relawan INAPGOC, Rezza Brammadita mengatakan, dari 8.000 kuota relawan yang tersedia, INAPGOC menyediakan 400 tempat buat penyandang disabilitas. Selain itu, INAPGOC juga menyatakan masih membutuhkan 150 orang koordinator, mengingat saat ini baru ada 78 koordinator yang berhasil direkrut INAPGOC.

"Koordinator direkrut lebih awal, karena mereka harus khusus, seperti memahami bahasa isyarat atau sering bersinggungan dengan penyandang disabilitas," kata Rezza kepada era.id lewat sambungan telpon,  Minggu (16/4).


Lomba balap kursi roda (Sumber: INAPGOC)


Menurut Rezza, nantinya para relawan wajib melewati sejumlah tahapan sebelum dapat betul-betul terjun ke dalam berbagai kegiatan terkait penyelenggaraan Asian Para Games 2018. Para relawan nantinya juga akan dibagi ke dalam beberapa divisi, mulai dari arena, media, akreditasi, informasi teknologi, dan administrasi.

Rezza mengatakan, kepekaan dan attitude baik jadi faktor penting yang wajib dimiliki para relawan. "Meski atlet penyandang disabilitas, bukan berarti relawan harus memberikan bantuan secara berlebihan. Hal ini bisa menyinggung perasaan atlet, karena mereka adalah olahragawan yang sehat," kata Rezza. 

Terkait tanggal pendaftaran relawan, Rezza mengatakan, pihaknya baru akan membuka pendaftaran relawan mulai pekan depan hingga Juli 2018. Nantinya, para relawan dapat melakukan pendaftaran secara online melalui situs resmi Asian Para Games 2018, atau lewat Instagram @asianpg2018.

"Perekrutan memerlukan waktu yang lama karena masih melakukan kajian dan evaluasi terhadap relawan difabel," ujar Rezza. 

Rezza menambahkan, pihaknya membatasi syarat usia minimal relawan, yakni 18 tahun. Reza mengatakan, INAPGOC bakal memprioritaskan para milenial untuk mendorong partisipasi kaum muda dalam penyelenggaraan event multi-olahraga yang menghabiskan anggaran hingga Rp919 miliar.

Nah, kesempatan buat kita nih, buat berkontribusi dalam penyelenggaraan salah satu event olahraga terbesar yang bakal dihelat di Ibu Kota tahun ini.

Tag: asian para games 2018

Bagikan: