Pasokan Pangan Selama Ramadan Aman

Tim Editor

Ilustrasi (Pixabay)

Jakarta,era.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno memastikan harga pangan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri relatif aman. Hal tersebut Sandi ungkapkan usai melakukan peninjauan ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. 

Sandi mengimbau kepada warga Jakarta agar tidak khawatir dengan lonjakan harga yang biasa terjadi di bulan Ramadan.

"Posisi pangan aman Insya Allah tidak ada gejolak memasuki bulan suci Ramadan sampai Lebaran," kata Sandi, Jumat (4/5/2018).

Dalam mengawal harga bahan pokok, Pemprov DKI bersinergi dengan semua pemangku kepentingan mulai dari pedagang, Bulog, hingga supplier.

Sandi menginstruksikan kepada sejumlah pemangku kepentingan untuk terus mengaktifkan alat komunikasi agar koordinasi tidak terputus. Menurut Sandi, gangguan dalam koordinasi akan berdampak pada lonjakan harga bahan pokok.

"Kita kawal terus untuk ke depannya agar terus aman, untuk bawang dan cabai 120 ton per hari Insya Allah aman, daging Dharma Jaya juga aman," beber Sandi.

Kepala Bank Indonesia perwakilan DKI Jakarta, Trisni Nugroho menambahkan selama tiga tahun terakhir inflasi menjelang Ramadan terus mengalami penurunan. Trisno memprediksi dengan terjaganya stok bahan pokok, maka inflasi akan kembali turun. 

"Inflasi di April mereda 0,09 menjadi 0,06 jelang puasa, dengan stok aman prediksi kami akan turun lagi," ungkap Trisno. 

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi menjelaskan pihaknya terus melakukan monitoring tiap hari. Agung membenarkan, terhambatnya pasokan dalam hitungan jam dapat berpengaruh terhadap harga bahan pokok.

"Satu sampai dua jam saja terlambat akan menyebabkan kenaikan harga di konsumen," ujar Agung. 

Tag: ramadhan pangan

Bagikan: