Cara Dapat Beasiswa Kuliah di Luar Negeri, Lakukan Beberapa Hal Ini

ERA.id - Melanjutkan pendidikan di luar negeri bagi sebagian orang adalah hal yang “wah” dan prestige. Namun, tidak semua orang memiliki kesempatan tersebut, lantas bagaimana cara dapat beasiswa kuliah di luar negeri? Mari simak artikel selengkapnya.

Salah satu alasan banyak orang ingin kuliah diluar negeri karena sistem pendidikan di sana yang berkualitas. Selain itu, banyak yang berpikir bahwa kuliah di luar negeri akan menjamin kehidupan karir di masa depan.

Sialnya, biaya yang dikeluarkan untuk meneruskan pendidikan di luar negeri tidaklah murah. Namun apabila memiliki tekad yang kuat, bukan tidak mungkin untuk mendapatkan beasiswa.

Berikut ini beberapa tips untuk mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri, menurut Indra O'hara, kontributor Quora Indonesia yang pernah berkuliah S2 di AS dengan beasiswa dari Jepang.

Cara Dapat Beasiswa Kuliah di Luar Negeri

Hal yang pertama yang harus dilakukan adalah mencari informasi beasiswa. Coba lihat syarat dan ketentuan pada website resmi pemberi beasiswa, seperti Ausaid, British Council, Mombusho, Fullbright dan lain-lain. Atau website pemerintah Sekneg atau Kementrian Pendidikan.

cari info beasiswa di Google sebanyak-banyaknya (Unsplash)

Beberapa laman resmi diatas adalah badan-badan yang memberi beasiswa pada zaman penulis yaitu antara tahun 90–2000 an, kini sudah banyak lembaga-lembaga yang memberikan beasiswa.

Kedua, adalah menemui langsung dan interview orang yang pernah dapat beasiswa (jika memungkinkan beasiswa yang sedang Anda tuju). Cara ini sangat efektif untuk membantu memasukan informasi dalam mengisi aplikasi dan essay.

Persiapan Mendapatkan Beasiswa S2 Luar Negeri

Jika skor Toefl belum cukup, asah terus kemampuan dengan belajar (unsplash)

●   Memiliki IPK yang lumayan (misalnya 3.5 untuk skala 4.0). Untuk IPK dibawah itu, tidak usah kecil hati, masih ada pemberi beasiswa yang tidak kaku dengan IPK, asalkan kamu punya poin menarik dalam hal lainnya.

●   Kemampuan bahasa Inggris (TOEFL PBT paling tidak 450–480). Untuk yang masih dibawah itu, masih ada waktu sekitar 2 tahun (sesuai poin berikutnya) untuk meningkatkannya. Namun beberapa pemberi beasiswa dari negara non-English speaking (seperti Jepang, Perancis, Belanda dan Jerman), ada yang memberi syarat kemampuan dasar (tidak harus fasih). Tapi untuk ambil S1 di negara-negara tersebut, syarat bahasa setempat menjadi lebih diperlukan

●   Pengalaman kerja minimal 2 tahun yang sejurus dengan S1 dan target S2.

●   Target jurusan S2 sebaiknya sejalur dengan S1.

Tips Wawancara untuk Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri

Indra juga memberikan beberapa kiat ketika tes wawancara penerimaan beasiswa luar negeri. Kita ini spesifik pada proyeksi posisi dan tanggung jawabmu pada perusahaan tempatmu bekerja.

●   Menceritakan proyeksi diri sendiri terhadap perusahaan tempat bekerja.

●   Yakin dengan kemampuan diri sendiri jika dibutuhkan dalam beberapa tahun ke depan di perusahaan.

●   Proyeksi perusahaan tempat bekerja terhadap negara dan bangsa. Hal tersebut menunjukkan jika Anda berada pada posisi yang benar.

●   Ceritakan perusahaan Anda bekerja (proyeksi dan masa depan perusahaan)

Poin-Poin yang Membantu saat Interview

●   Pernah ikut tim olimpiade lokal atau nasional.

●   Pernah atau masih ikut tim olahraga kampus, perusahaan, atau daerah.

●   Pernah atau masih ikut tim seni kampus atau daerah.

●   Pernah atau masih berkiprah pada organisasi sosial yang produktif membangun.

Selain cara dapat beasiswa kuliah di luar negeri, ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Kalo kamu ingin tahu informasi menarik lainnya, jangan ketinggalan pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin Paham, Bikin Nyaman