Menilik Rekam Jejak Erick Thohir di Dunia Sepak Bola Nasional dan Internasional

ERA.id - Nama Menteri Badan Usaha Milik Negara (Menteri BUMN), Erick Thohir, kembali hangat dibicarakan karena menjadi salah satu calon ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Dia memiliki kans yang besar sebab rekam jejak Erick Thohir di dunia sepak bola terbilang baik.

Dalam survei yang dilakukan pada akhir tahun lalu, nama Erick Thohir juga menempati posisi teratas sebagai orang yang pantas jadi ketua PSSI. Survei oleh Indikator Politik Indonesia itu menunjukkan data bahwa sebanyak 24,1% responden memilih Erick Thohir.

Nama Erick juga digaungkan oleh warganet sebagai orang diharapkan memimpin PSSI. Erick dinilai sebagai sosok yang dibutuhkan dalam pengelolaan persepakbolaan Indonesia. Untuk lebih mengetahui sepak terjang Erick Thohir di sepak bola, simak ulasan berikut yang dikutip Era dari Bisnis.com.

Rekam Jejak Erick Thohir di Dunia Sepak Bola

1. Kantongi Saham DC United (Amerika Serikat)

Erick Thohir pernah terbilat dalam dunia sepak bola Major League Soccer (MLS) atau Liga Amerika Serikat. Pada 10 Juli 2012 dia dan rekannya, Jason Levien, membeli 78 persen saham DC United, tetapi nilainya tak disebutkan.

Erick melepaskan kepemilikannya di salah satu klub terbesar di Amerika Serikat itu pada Agustus 2018. Enam tahun di DC United, Erick punya andil dalam pembangunan Audi Field—kandang DC United.

Ketika itu, dia juga mengirimkan beberapa pemain muda Tanah Air untuk menjalani trial di Amerika Serikat. Beberapa nama yang mendapatkan kesempatan tersebut adalah Syamsir Alam dan Alfin Tuasalamony.

2. Presiden Inter Milan (Italia)

Erick Thohir jadi perbincangan hangat masyarakat Indonesia, terutama pecinta sepak bola, saat dirinya menjadi Presiden Inter Milan, salah satu raksasa sepak bola Italia. Pada 2013, Erick Thohir mengakuisisi saham mayoritas Inter Milan sebesar 70 persen. Nilai transaksinya diperkirakan mencapai 480 juta dolar AS, sekitar Rp7 triliun.

Menjadi pemegang saham mayoritas, Erick Thohir ditunjuk sebagai Presiden Inter Milan. Pada masa tersebut, Inter Milan menyelesaikan musim dengan duduk di peringkat keempat Serie A musim 2015—2016 dan 2017—2018.

Pada tahun 2016, Erick melepas sahamnya sebesar 39 persen ke Suning Group, perusahaan asal China. Pada 2019, dia juga menjual lagi sahamnya sebesar 39 persen ke Lion Rock (Hong Kong).

3. Akuisisi Oxford United (Inggris)

Erick Thohir bersama Wayne Rooney di DC United (Instagram @erickthohir)

Pada September 2022 Erick Thohir bekerja sama dengan Anindya Bakrie untuk mengakuisisi 51 persen saham klub Inggris, Oxford United. Hal tersebut dilakukan setelah dirinya menjadi pemegang saham minoritas tim tersebut sejak 2018. Saat ini Oxford United berada di Football League One, kasta ketiga dalam Liga Inggris.

4. Pemegang Saham Persis Solo (Indonesia)

Dalam dua tahun terakhir ini, Erick Thohir menjadi salah satu pemegang saham Persis Solo. Tiga nama yang saat ini menjadi pemegang saham mayoritas Persis adalah Kaesang Pangarep (40 persen), Kevin Nugroho (30 persen), dan Erick Thohir (20 persen). Sementara, 10 persen saham dipegang oleh 26 klub internal Persis.

Erick Thohir menunjuk anaknya, Aga Thohir, sebagai Komisaris Utama Persis. Kursi Direktur Utama Persis diisi oleh putra Joko Widodo, Kaesang Pangarep. Dipegang ketiga orang tersebut, Persis berhasil menjadi juara Liga 2 musim 2021—2022 sehingga berhak masuk ke Liga 1.

5. Kelola Persib dan Persija (Indonesia)

Jauh sebelum di Persis Solo, Erick Thohir pernah menjadi manajemen Persib Bandung, tahun 2009, melalui Mahaka Group. Pada 2014, Erick menjadi Wakil Komisaris Utama Persib. Pada masa tersebut, tim kebanggaan orang Bandung itu berhasil menjadi juara Indonesia Super League (ISL).

Selain itu, Erick juga berjasa dalam pendatangan marquee player bagi Persib pada 2017, yaitu Michael Essien dan Carlton Cole. Saham Erick di Persib dilepas pada 2019, yaitu saat dirinya diangkat menjadi Menteri BUMN oleh Presiden Joko Widodo.

Uniknya, pada 2001 Erick pernah menjadi Direktur Keuangan Persija Jakarta, rival utama Persib Bandung.

"Ketika saya diminta Pak Sutiyoso dan Pak IGK Manila mengelola Persija sebagai direktur keuangan, alhamdulillah saya membawa Persija juara," ungkap Erick.

6. Piala Presiden 2015 (Indonesia)

Pada 2015, perusahaan yang dipimpin Erick Thohir, ditunjuk sebagai operator Piala Presiden 2015. Dia menjadi Ketua Organizing Committee (OC) Piala Presiden 2015.

Turnamen pramusim itu berakhir dengan kemenangan Persib Bandung sebagai juara setelah menundukkan Sriwijaya FC dengan skor 2-0 pada babak final.

Itulah rekam jejak Erick Thohir di dunia sepak bola. Berdasarkan berbagai capaian tersebut, tak heran jika nama Erick Thohir terbilang kuat untuk menjadi pemimpin PSSI.